AdvertorialMadiun

Bantu Ringankan Beban, ACT Madiun Distribusikan Beras Wakaf

MADIUN – Di bawah bangunan yang berangsur menua, delapan orang perempuan lansia yang hebat saling berbincang hangat. Sesekali melepar canda sambil melinting tembakau. Semua mereka lakukan demi sesuap nasi yang entah bisa dinikmati sesekali.

Siang itu Tim Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Madiun berkunjung dalam rangka menjalankan Program Distribusi Beras Wakaf : Operasi Pangan Gratis di salah satu pabrik tembakau tertua di Madiun. “Distribusi Beras Wakaf adalah salah satu fokus kami mengingat pangan yaitu beras adalah kebutuhan pokok manusia. Dan di Madiun sendiri masih banyak masyarakat yang sulit untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” jelas Wahyu SP selaku Kepala Cabang ACT Madiun.

Salah satunya adalah Mbah Kasinemen. Sosok perempuan hebat yang kini berusia 90 tahun. Ia menghabiskan setengah hidupnya, mencurahkan waktu dan tenaganya untuk melinting tembakau di sini. Berasal dari Magetan, ia mengadu nasib di Madiun dan menumpang tinggal bersama keponakannya.

“Ya sudah tua, udah jarang ada kerjaan tapi hidup kudu terus berlanjut supaya nggak nganggur dan memenuhi kebutuhan hidup. Kalo nggak kerja dapet dari mana?” jelas Mbah Kasinemen. Di usianya yang semakin senja, namun semangatnya masih membara untuk beraktivitas sehari-hari.

Setiap harinya ia ditarget untuk menyelesaikan lintingan tembakau sebanyak 100 buah. Dengan upah 18.000 per hari di mana jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, melalui Program Distribusi Beras Wakaf, ACT Madiun dapat membantu meringankan beban yang harus ditanggung oleh Mbah Kasinemen dan kawan-kawannya di usianya yang sudah tidak muda lagi. (don/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close