Madiun

Banjir Tawaran Endorse

KEPOPULERAN tidak harus diraih dengan tampil di layar kaca. Lewat media sosial (medsos) pun, siapa saja bisa dikenal banyak orang. Setidaknya peluang itu ditangkap Tatik Widyawati, selebgram asal Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Dengan keaktifannya di dunia maya sejak 2017, dara 20 tahun itu mampu mengumpulkan banyak followers. Imbasnya, income datang dengan sendirinya. Seperti tawaran endorse dari berbagai brand pakaian. ‘’Setelah foto-foto silat saya, followers mulai naik. Tawaran endorse juga makin banyak,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Tatik mengaku tawaran endorse datang pada 2017. Saat itu ada sebuah brand pakaian silat asal Karanganyar mengirim direct message ke akun Instagram pribadinya.

Kendati demikian, tidak semua produk endorse dia terima. Semisal, untuk produk kosmetik harus bermutu. Sedangkan, pakaian tidak yang model terbuka. ‘’Yang bisa nyaman denganku, juga sesuai dengan karakter dari pihak yang endorse. Jadi, image yang dibutukan sesuai,’’ ujar mahasiswi Stikes Bhakti Husada itu.

Dia mengaku beruntung menyandang status sebagai selebgram karena bisa mendapat penghasilan sendiri. Pendapatannya itu dipakai untuk membayar kuliah. ‘’Selama ini untuk foto endorse dibantu saudara dan teman,’’ ungkap perempuan pemilik akun Instagram @widyayo itu. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button