Madiun

Banjir Sendat Rehabilitasi Jembatan Tulungrejo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Proyek rehabilitasi Jembatan Tulungrejo, Kecamatan/Kabupaten Madiun, tersendat. Fondasi yang telah terbangun rusak akibat diterjang banjir Minggu lalu (1/11). ‘’Air sungai meluap di lokasi pengerjaan karena ada penumpukan sampah dan bambu,’’ kata Purwanto, koordinator PT Selo Manunggal Sejati (SMS), rekanan pelaksana proyek itu, Rabu (4/11).

Purwanto menyebut, pembangunan jembatan dengan panjang dan lebar enam meter itu belum dilanjutkan. Pihaknya fokus menyelesaikan sarana pendukung seperti talut dan irigasi. Langkah itu bagian strategi menyelesaikan proyek tepat waktu. ‘’Talut dan saluran irigasi tidak terdampak kalau nantinya sungai kembali meluap,’’ ujarnya.

PT SMS yakin pembangunan jembatan senilai Rp 2,3 miliar itu selesai Desember mendatang. Ketika curah hujan menurun, pengerjaan infrastruktur yang menghubungkan Desa Dimong itu akan dikebut dan digarap lembur. ‘’Segera kami selesaikan dan dikerjakan sebaik mungkin,’’ janjinya.

Bagaimana jika curah hujan tetap tinggi? Purwanto menyiapkan strategi menutup pintu sungai di bagian hulunya. Selain itu, menyedot air dan membuat tanggul darurat untuk membendung debit air. ‘’Penerapannya kondisional,’’ katanya.

Kasi Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Madiun Budi Jatmiko menambahkan, pekerjaan PT SMS yang terhambat banjir bakal dikawal. ‘’Kami yakin bisa selesai tepat waktu,’’ ujarnya sembari menyebut tiga proyek rehabilitasi jembatan lainnya aman dari masalah banjir.

Budi mengatakan, jembatan darurat berbahan besi wide flange bakal dibuat. Nantinya digunakan warga selama menunggu pekerjaan rampung. Fasilitas tersebut menggantikan jembatan bailey berbahan bambu yang hanyut. ‘’Supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas secara aman,’’ pungkasnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button