Mejayan

Banjir Dahsyat Nyaris Terulang

Sembilan Desa di Lima Kecamatan Terendam

CARUBAN, Jawa Pos Radar Caruban – Banjir dahsyat di Kabupaten Madiun tahun lalu nyaris terulang. Sembilan desa di lima kecamatan terendam mulai Senin malam (13/4) hingga Selasa (14/4). Selain tidak sedikit warga yang mengungsi, aktivitas juga ikut lumpuh akibat kepungan air setelah hujan deras mengguyur berjam-jam sebelumnya.

Lima kecamatan itu Madiun, Mejayan, Balerejo, Wonoasri, dan Pilangkenceng. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat mencatat banjir paling parah di Madiun dengan empat desa terdampak. ‘’Harus bekerja di rumah karena virus korona. Dengan adanya banjir ini malah semakin membuat ketar-ketir,’’ kata Raswiyanto, warga Desa Garun, Balerejo, yang terdampak banjir.

Kedalaman banjir bervariasi mulai 20 sentimeter hingga satu meter. Di Desa Wonorejo, Mejayan, air merendam 20 rumah dengan kedalaman mencapai 40 sentimeter. Sejumlah ruas jalan juga tergenang hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas. Kondisi tersebut terjadi karena Sungai Kedungdawung meluap sejak Senin malam. ‘’Sejak tengah malam warga ketakuan. Khawatir air semakin tinggi,’’ ujar Altryan Selvian, warga setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi menyatakan, sejumlah warga mengungsi ketika banjir mulai masuk rumah. Beberapa menginap di rumah kerabat dan masjid yang kondisinya lebih aman. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam kali ini. ‘’Kami bantu evakuasi dan mengamankan barang berharga. Perkakas rumah yang bisa diselamakan ditaruh di tempat yang lebih tinggi,’’ terangnya seraya menyebut air mulai surut pagi.

Menurut Zahrowi, banjir terjadi akibat sungai tidak mampu menampung volume air hingga akhirnya meluap. Selain merendam rumah, tanggul di Desa Dimong, Madiun, jebol. ‘’Kami coba berkoordinasi dengan instansi terkait perihal tindak lanjut,’’ tuturnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close