Magetan

Banjir Bandang Jangan Terulang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Sepuluh kecamatan di Magetan rawan longsor. Delapan kategori menengah-tinggi meliputi Magetan, Kawedanan, Lembeyan, Panekan, Parang, Poncol, Sukomoro, dan Plaosan. Dua lainnya kategori menengah yakni Bendo dan Karangrejo.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santoso mengatakan, khusus Plaosan juga rawan banjir. Selain memedomani prediksi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BPBD berkaca pengalaman banjir bandang 2016 silam. ‘’Di Plaosan, titik paling rawan masuk kawasan Ngancar,’’ ujarnya.

BPBD menyiagakan relawan dan berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR). Jika sewaktu-waktu membutuhkan alat berat. ‘’Seperti membersihkan pohon tumbang di dua titik kemarin dibantu DPUPR, ’’ tuturnya.

Ari memastikan tingkat kewaspadaan warga meningkat. Setiap terjadi bencana, warga tidak panik dan sudah terlatih evakuasi darurat. Desa tangguh bencana (destana) telah dibentuk di wilayah yang lokasinya jauh dari kantor BPBD. ‘’Sebelum petugas datang, warga terlatih melakukan pertolongan pertama,’’ pungkasnya. (odi/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close