PacitanPeristiwa

Bangunan Lapuk, Rumah Ambruk

LAMUNAN Katno Wurdianto malam itu seketika buyar kala mendengar gelegar suara keras. Misti, istrinya, dan dua anaknya yang sudah terlelap langsung terbangun. Keluarga Dusun Tulukan, Melati, Arjosari, itu lantas keluar rumah mencari tahu apa gerangan yang terjadi. ‘’Ternyata rumah samping ambruk,’’ kata Katno Senin (16/12).

Bangunan seluas 25 meter persegi itu adalah miliknya. Beruntung dalam keadaan kosong saat kejadian sekitar pukul 01.30 Minggu (15/12) itu. Seluruh anggota keluarga tidur di rumah anak ketiga Katno. Lokasi kedua rumah itu bersebelahan. Nyaris tidak ada jarak pemisah. Sehingga suara kencang disusul getaran begitu terasa. ‘’Saya mengira ada gempa atau longsor,’’ ujarnya.

Kondisi rumah pria yang bekerja sebagai sopir itu rata dengan tanah. Batu bata, genting, serta kayu yang menjadi usuk atap berhamburan di lantai yang masih berupa plester. Material tersebut menimpa berbagai peralatan dapur. Barang yang masih utuh hanyalah satu buah kulkas. ‘’Saat kejadian tidak sedang hujan atau angin kencang,’’ ungkap Katno.

Rumah minimalis Katno itu memang bangunan tua. Puluhan tahun sudah ditempati. Namun, sejak anaknya membangun rumah sendiri, rumah itu hanya sesekali digunakan untuk tidur. Meski begitu, Katno tidak pernah menemukan tanda-tanda adanya kerusakan. Hingga berpotensi mengakibatkan bangunan ambruk. ‘’Ya kemungkinan ada bagian bangunan yang sudah lapuk,’’ tuturnya seraya menyebut kerap terjadi angin kencang dan hujan deras beberapa hari terakhir.

Saking kencangnya gemuruh, beberapa tetangga Katno terbangun. Mereka berduyun-duyun melihat kondisi rumah bapak lima anak tersebut. Setelah subuh, warga kerja bakti membersihkan material reruntuhan. Tukat, ketua RT Katno, melaporkan kejadian itu ke perangkat desa. Sebelum akhirnya diteruskan ke badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat. ‘’Kerugian sekitar Rp 75 juta,’’ ungkapnya. (mg2/c1/cor)  

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button