Magetan

Bangunan Kios-Toilet Tutupi Telaga Wahyu

Tak Bisa Pandangi View dengan Leluasa

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pengendara yang menuju Sarangan tak bisa lagi menikmati keindahan Telaga Wahyu dari jalan dengan leluasa. View telaga kini tertutup kios cenderamata. Bangunan warna merah itu memunggungi pengunjung. ‘’Sudah lama tidak lewat sini, pas lewat kaget karena telaganya tidak kelihatan,’’ kata Muhammad Arif, salah seorang pengguna jalan, Jumat (6/12).

Mahasiswa UGM Jogjakarta asal Maospati itu selalu melewati jalan raya Sarangan setiap mudik dari Kota Gudeg. Tak jarang dia mengajak kawan saat pulang dan kerap beristirahat sejenak di atas Telaga Wahyu. ‘’Tapi, sekarang ketutup telaganya. Apalagi warnanya merah, dari jalan mencolok sekali,’’ ujarnya.

Mengetahui kondisi telaga yang tertutup, Arif sengaja putar balik dan masuk ke kawasan danau karena penasaran. ‘’Ternyata dibangun kios dan toilet,’’ tutur pemuda 23 tahun itu.

Setelah melihat-lihat, Arif kembali tercengang. Pasalnya, kios itu masih kosong. Para pedagang masih berjualan di pinggir telaga menggunakan tenda nonpermanen. ‘’Sayang banget, sudah menutupi telaga dan tidak digunakan,’’ ucapnya.

Menurut Arif, Pemkab Magetan seharusnya lebih berhati-hati dalam membangun fasilitas di objek wisata itu. Dia meyakini sudah ada perencanaan sebelum kios dan toilet tersebut dibangun. ‘’Bagus sih ditambahi sarpras pendukung seperti ini. Tapi lokasinya tidak tepat,’’ katanya.

Sebagai warga lokal, Arif juga menyayangkan keberadaan Telaga Wahyu yang selama ini kurang diperhatikan. Pun, kalah pamor dengan Telaga Sarangan. ‘’Jangan sampai karena ini (kios menutupi telaga, Red) membuat pengunjung semakin sepi,’’ ujarnya. (bel/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close