Ponorogo

Bakal Dua Kecamatan Baru Memenuhi Syarat

Tahun Depan Mulai Pembangunan Fisik

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Rencana pemekaran kecamatan di Ponorogo terus menggelinding. Pemkab menargetkan akhir tahun ini seluruh persyaratan administrasi selesai. Sehingga, rencana  pembangunan kompleks perkantoran baru bisa dianggarkan tahun depan. ‘’Tahun depan sudah harus mulai pembangunan,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono Minggu (11/9).

Bakal ada dua kecamatan baru di Ponorogo. Yakni, Kecamatan Sumberejo dan Kota Lama. Kecamatan Sumberejo bakal mencakup sejumlah desa di wilayah Kecamatan Jambon, Balong, dan Slahung. Sedangkan Kecamatan Kota Lama meliputi beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Ponorogo, Babadan, Siman, dan Jenangan. ‘’Jumlah penduduk di Sumberejo dan Kota Lama masing-masing sekitar 51 ribu. Itu sudah memenuhi persyaratan pemerintah pusat,’’ klaimnya.

Persyaratan administrasi akan diselesaikan tahun ini. Rancangan peraturan daerah (raperda) pemekaran kecamatan tersebut sudah dibahas bersama DPRD dan kini telah difasilitasi gubernur. ‘’Pembangunan kantor kecamatan baru kami rencanakan masing-masing sekitar Rp 2,5 miliar,’’ ungkapnya.

Pembangunan perkantoran kecamatan akan dilanjutkan 2022. Meliputi pembangunan puskesmas, kepolisian sektor (polsek), markas komando rayon militer (koramil), dan lainnya. ‘’Lahan yang dibutuhkan sudah tersedia, baik di Sumberejo maupun di Kota Lama,’’ jelasnya.

Agus menyebut rencana pemkab didukung pemprov. Pemekaran kecamatan diperlukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi wilayah. Agus juga optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. ‘’Pemekaran untuk mengurangi kesenjangan antarkecamatan. Sehingga, kedua wilayah ini tidak dipandang sebagai kecamatan pinggiran dan tidak bisa berkembang,’’ terangnya. (naz/c1/sat)

Harus Ada Tukar Guling Aset

PERALIHAN aset jadi catatan Pemprov Jatim terkait rencana pemekaran wilayah di Ponorogo. Peralihan status aset perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. ‘’Karena kecamatan bagian dari organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab,’’ kata Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otoda Pemprov Jatim Jempin Marbun Minggu (13/9).

Sejumlah biro Pemprov Jatim pekan lalu meninjau kesiapan Pemkab Ponorogo yang akan membuka kecamatan Kota Lama dan Sumberejo. Secara umum, Jempin melihat rencana tersebut bagus untuk kemajuan Ponorogo. ‘’Potensi yang ada di dua kecamatan tersebut cukup bagus,’’ sebutnya.

Hasil peninjauan akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu yang berwenang memberikan persetujuan. ‘’Kalau sudah disetujui Kemendagri, pemkab dapat mengajukan permohonan fasilitasi raperda pemekaran kepada gubernur,’’ jelasnya.

Kendati begitu, Jempin mewanti pemkab untuk tidak menganggap enteng pengalihan aset dua kecamatan baru tersebut. Untuk aset tanah, bisa melalui mekanisme tukar guling dengan desa. ‘’Jadi, harus ada tukar guling. Pemkab harus mencarikan pengganti yang senilai kepada desa yang aset tanahnya digunakan,’’ ungkapnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close