Ponorogo

Bagi Rata Jatah Kendaraan Bencana, BPBD-Dinsos Di-Plotting Satu Unit Double Cabin

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Aset bergerak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo bakal bertambah. Menyusul rencana pengadaan mobil operasional dari pemkab. Anggaran di-plot sekitar Rp 400-500 juta melalui P-APBD nanti. ‘’Mempertimbangkan banyaknya bencana yang terjadi sebelumnya seperti banjir di awal tahun ini,’’ kata Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono Jumat (2/8).

Mobil operasional baru BPBD nanti, kata Bambang, rencananya dibelikan mobil double cabin. Serupa mobil yang sudah dimiliki dari hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ‘’Tapi masih kurang,’’ ujarnya.

Dinsos juga bakal dijatah pengadaan mobil operasional serupa. Plotting anggarannya sama. Fungsinya pun sama, untuk mengakses medan-medan sulit di lokasi bencana. ‘’Kemampuan keuangan daerah di P-APBD hanya mampu untuk dua unit. Satu untuk BPBD, satu untuk dinsos,’’ terang Bambang.

Kendaraan operasional, lanjut Bambang, sebenarnya sudah cukup lama diharap-harapkan. Namun, besarnya biaya dan ketersediaan anggaran seringkali tak seimbang. Baru di P-APBD, keinginan lama itu coba diupayakan untuk dikabulkan. ‘’Kemampuan di P-APBD nanti juga tidak bisa banyak,’’ bebernya.

Pengadaan mobil untuk kepentingan rescue (penyelamatan) tidak berhenti di P-APBD tahun ini. Tahun depan, pemkab juga berencana menambah jumlah mobil pemadam kebakaran (damkar). Kemungkinan hanya dua unit. Sebab, masing-masing sudah berharga Rp 3 miliar. ‘’Saat ini masih pembahasan,’’ pungkasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button