Madiun

Backup Bus Sekolah, Lyn Gratis Beroperasi

MADIUN – Sebanyak 20 unit lyn angkutan sekolah gratis sejak 14 Juni lalu dioperasionalkan Pemkot Madiun. Status izinnya trayeknya masih percobaan. Sebab, sebelumnya sempat mati lantaran masih pengurusan dalam sistem Online Single Submission (OSS). ’’Setelah dua bulan nanti akan kami evaluasi. Ini untuk mem-backup tiga unit bus sekolah gratis, lantaran animo dari pelajar tinggi,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun Ansar Rasidi kepada Radar Madiun.

Ansar mengatakan, sebelum diluncurkan, sopir angkota telah dikumpulkan di kantor dishub, Jalan Hayam Wuruk. Para sopir menerima arahan teknis terkait dengan pelaksanaan angkutan sekolah. Utamanya, persoalan keamanan selama melayani siswa sekolah. ’’Kalau tidak mengikuti instruksi yang ada teguran,’’ ujarnya.

Sesuai rencana, kata dia, jam operasional angkutan sekolah dari pukul 05.45-06.45. Jika siang hari, jadwal fleksibel menyesuaikan jam pulang sekolah siswa. Setiap angkota berkapasitas 12 orang. Angkota ini melayani lima jalur trayek yang berbeda. Kelima angkutan itu berangkat dari Terminal Purbaya, Ringroad Barat, Ring Road Puspo Warno, dan Bok Malang. ’’Ada 18 personel dishub yang tersebar di beberapa titik memantau di beberapa jalur, ada  yang satu orang memantau tiga titik karena persilangan jalannya hampir sama. Memastikan angkota ini tidak terlambat,’’ terangnya.

Sampai hari ini, Ansar mengakui  peminatnya belum berjalan optimal. Pasalnya, kondisi saat ini masih banyak pelajar yang libur. Dipastikan, setelah jadwal sekolah berjalan normal angkota bisa mendaptkan penumpang. ’’Jadi belum optimal, masing menunggu tapi siswa sudah tahu kok sudah kami sosialisasikan,’’ jelasnya.

Lanjutnya, angkota diharapkan bisa berinovatif menarik perhatian siswa. Sebab, pemkot memberikan upah kepada sopir dengan menghitung jumlah per kepala. (dil/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close