Ponorogo

Bacakades Tetap Satu, Pilkades Mundur 2021

PONOROGO – Kesempatan Desa Kupuk, Bungkal untuk menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) semakin terbatas. Batas akhir pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) jilid II di sana berakhir esok.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni berharap, kandidat yang masuk pada pendaftaran jilid II terpenuhi. Persyaratan minimal dua bacakades di setiap desa. Jika tidak, sirna harapan Kupuk bisa melangsungkan pesta demokrasi. ‘’Kalau sampai berakhirnya pendaftaran kedua tetap tidak lebih dari dua bacakades, Pilkades Kupuk terpaksa diundur sampai 2021,’’ sebut Ipong.

Konsekuensi itu, imbas dari perbup mengenai pilkades yang telah diterbitkannya. Dalam setiap pilkades, wajib diikuti minimal dua calon dan maksimal lima. Kasus pilkades di Kupuk terbilang unik. Awalnya, ada dua kandidat. Namun, seorang kandidat mendadak mencabut berkas lamarannya pada batas pendaftaran terakhir, 28 Maret lalu. ‘’Karenanya, khusus Kupuk digelar pendaftaran ulang,’’ kata dia.

Pendaftaran kedua itu hanya dibuka dua hari. Mulai kemarin (6/5) hingga besok (8/5). Pemkab tetap berharap prasyarat kandidat yang mendaftar bacakades terpenuhi. Agar, desa itu dapat melangsungkan pesta demokrasi bersama 196 desa lainnya. ‘’Jika tak berubah, sampai 2021 hanya diisi pelaksana jabatan (Pj) kades. Tapi saya pikir, tidak baik ketika dua tahun tidak ada kepemimpinan di desa. Pj itu ditunjuk, bukan dipilih masyarakat,’’ tukasnya.

Sedangkan pilkades di Munggung, Pulung yang sebelumnya kelebihan tujuh kandidat telah dilangsungkan seleksi tambahan. Pun, lima bacakades dengan perolehan nilai tertinggi telah ditetapkan sebagai cakades. Pada tahap ini, Ipong memberi peringatan keras. Haram mundur. ‘’Ada sanksi denda Rp 50 juta kalau sampai mundur setelah penetapan cakades,’’ tegasnya.

Seluruh aturan main itu sudah disosialisasikan kepada seluruh panitia pilkades di tingkat desa. Diharapkan, panitia dan seluruh kandidat mematuhi setiap aturan main yang telah ditetapkan. ‘’Di luar itu, semuanya masih on the track. Tidak terlihat gejolak di masyarakat. Kami berharap terus kondusif hingga selesai pilkades,’’ harapnya. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close