Madiun

Ayo Ngguyu Ping Telu!

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi mulai ngantor lagi, Senin (19/7). Maidi sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Soedono Madiun (RSSM) 13 hari ditambah delapan hari isoman di rumah dinas. Dia langsung tancap gas menangani pandemi Covid-19. ‘’Warga tenang saja, tidak usah resah dan cemas. Harus enjoy dan sareh, kami jamin tidak ada kesulitan masalah sembako dan pangan,’’ kata Maidi.

Dalam konferensi pers kemarin Maidi mengajak salam ayo ngguyu ping telu. Ajakan itu untuk menjaga psikologi warga agar tetap berpikir positif. Menurut dia, dengan berpikir happy, kekebalan tubuh akan meningkat. Salam itu dia ciptakan dari pengalamannya selama menjalani perawatan lantaran terkonfirmasi positif Covid-19. ‘’Hidup kita seperti satu setrip di oksigen. Makanya ada salam ayo ngguyu ping telu, aliran darah dan oksigen jadi lancar,’’ lanjutnya.

Maidi mempelajari cara tubuh bekerja saat perawatan di rumah sakit. Setiap kali pikirannya berat, otomatis saturasi oksigen drop. Sebaliknya, ketika pikiran fresh, saturasi meningkat. Hingga aliran darah dan oksigen kembali lancar. Karena itu, dia mengajak warga tidak cemas dan tidak terlalu khawatir. ‘’Terima kasih warga yang peduli isoman, jam makan disiapkan,’’ ungkapnya.

Ajakan salam ayo ngguyu ping telu itu diikuti kebijakan meringankan beban warga. Maidi memastikan tidak ada warga yang kelaparan di kota ini. Dia menjamin kebutuhan pangan masyarakat. Bagi yang isoman, bantuan diantar ke sasaran. Pemkot menggelontorkan sejumlah bantuan dan didrop ke RT, RW, serta kelurahan. ‘’Warga kota tidak ada yang kekurangan pangan, saya jaminannya,’’ tegasnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button