Pacitan

Awas Macet di Jalur Wisata

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kemacetan saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW sulit dihindari. Terutama di beberapa ruas jalan menuju objek wisata. Seperti Pantai Klayar, Teleng Ria, dan Gua Gong.

Sebagai langkah antisipasi, Satlantas Polres Pacitan telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan (dishub) untuk mengurai kepadatan kendaraan di titik tertentu. ‘’Kami buka pos pelayanan di pintu masuk Pantai Teleng Ria, gabung poslantas Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Imam Bonjol,’’ kata Kasatlantas Polres Pacitan AKP Budi Setyono Rabu (28/10).

Namun, fokus pemantauan utama bakal dilakukan di sepanjang jalan menuju objek wisata Pantai Klayar. Mulai dari Desa Bomo, Kecamatan Punung, sampai Desa Kalak dan Desa Sendang, Kecamatan Donorojo. Pun, pihaknya bakal menyiagakan petugas di simpang tiga Kalak dan pintu masuk Pantai Klayar untuk mengurai kemacetan kendaraan wisatawan. ‘’Kami akan lakukan patroli keliling. Tujuannya agar semua berjalan aman dan nyaman,’’ ujarnya.

Budi menambahkan, pemeriksaan protokol kesehatan tak luput dilakukan. Karena itu, pihaknya mengimbau warga untuk tertib. Pihaknya juga menggelar operasi zebra sebagai bentuk pengawasan. ‘’Terpenting masyarakat yang akan berkunjung ke Pacitan mematuhi semuanya,’’ tutur perwira dengan tiga balok di pundak itu. (mg2/c1/her)

Bagi Rombongan Wisatawan Lebih dari 9 Orang, Wajib Tunjukkan Surat Rapid Test

ATURAN ketat diberlakukan disparpora bagi rombongan wisatawan luar daerah. Mereka yang datang lebih dari sembilan orang dalam satu rombongan bus atau mobil elf diwajibkan menyertakan surat keterangan rapid test.

Kabid Pemasaran Disparpora Pacitan Harsanto mengatakan, ketentuan serupa berlaku bagi wisatawan yang berasal dari zona merah persebaran Covid-19. Tingkat kunjungan ke objek wisata akan dibatasi. ‘’Para pengunjung juga kami berikan edukasi 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak),’’ katanya Rabu (28/10).

Pihaknya tak menampik akan terjadi lonjakan pengunjung pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Terutama di Gua Gong, Gua Tabuhan, dan Pantai Klayar. Khusus di objek wisata gua, pengunjung harus didampingi pemandu wisata. ‘’Karena di tempat-tempat itu rentan penularan Covid-19,’’ ungkap Harsanto.

Meski demikian, pihaknya tak sampai menarget berapa jumlah kunjungan wisatawan di momen libur panjang ini. Dia berharap seluruh pengunjung mematuhi protokol kesehatan. ‘’Ini bagian dari bentuk pemulihan ekonomi, sehingga jadi pertimbangan. Harapannya semua bisa kerja sama saling menjaga. Kalau ada yang melanggar protokol kesehatan, ditegur. Kalau ngeyel, tidak dibolehkan masuk,’’ tegasnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button