Madiun

Awas, Banyak Tiang di Tengah Jalan Kapuas

Menjorok Setengah Meter dari Garis Trotoar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemasangan box culvert dan pelebaran jalan di Jalan Kapuas menyisakan pekerjaan krusial. Belasan tiang listrik masih dibiarkan menjorok setengah meter di tengah jalan. Kondisi itu jelas membahayakan pengendara yang melintas di jalur padat dekat Pasar Sleko tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Thariq Megah mengutarakan bahwa puluhan tiang listrik itu segera dipindahkan. Agar pengendara tetap merasa aman dan nyaman. ‘’Nanti tetap dipindah,’’ kata Thariq.

Puluhan tiang itu terkesan menjorok ke tengah jalan. Dikarenakan jalan dilebarkan 0,5-1 meter. Sehingga lebar jalan yang semula 4 meter melebar hingga 4,5-5 meter. Pun, di atas box culvert dibangun trotoar kanan dan kiri jalan selebar 1,5-2,5 meter. ‘’Sebelumnya, tiang listrik itu di luar badan jalan. Setelah dilebarkan dan ada trotoarnya, akhirnya terlihat menjorok ke tengah,’’ ujarnya.

Thariq menegaskan, tiang itu bakal dipindah ke sisi paling luar trotoar. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. Juga agar teratur disamakan dengan tiang listrik yang letaknya sudah menempel di sisi paling luar trotoar. ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan PLN,’’ tuturnya.

Terkait jadwal pemindahan, DPUTR masih menanti dari PLN setempat. Bisa jadi listrik bakal dipadamkan saat pemindahan. Untuk biayanya, dipastikan masuk dalam paket pekerjaan jalan. ‘’Sudah include di dalamnya. Jadwal kami masih menunggu dari PLN,’’ imbuh Thariq.

Pekerjaan sepanjang 470 meter di Jalan Kapuas itu satu paket dengan Jalan Kampar. Total panjangnya mencapai 1.050 meter. Total anggarannya Rp 10 miliar. Paket pekerjaan itu berfungsi ganda. Selain menyediakan fasilitas bagi pejalan kaki, pelebaran jalan juga dimaksudkan untuk memperlancar arus di jalan yang cukup padat tersebut. Sedangkan, pemasangan box culvert untuk mencegah banjir saat penghujan. ‘’Pemindahan itu sudah masuk dalam paket pekerjaan itu,’’ sambungnya.

Humas PLN UP3 Madiun Bintara Toa Situmorang mengaku belum menerima surat permohonan pemindahan. Surat terakhir yang masuk ke pihaknya tertanggal 29 Oktober perihal pemindahan tiang listrik di Jalan Setia Budi. ‘’Untuk Jalan Kapuas belum ada yang dikirim ke kami,’’ katanya.

Prosedurnya, mekanisme pemindahan tiang listrik diawali dengan permohonan surat resmi. Setelah itu, ditindaklanjuti dengan survei lapangan. Dari hasil survei, barulah dilakukan penghitungan estimasi biaya. ‘’Diserahkan kepada pemohon. Kalau setuju dieksekusi,’’ ujarnya.

Besaran biaya tergantung dari kualitas tiang listrik. Jika tiang sudah usang, maka wajib diganti. Ditambah biaya pemindahan. ‘’Langsung kami serahkan ke pihak ketiga. Tidak ada pungutan biaya, jadi biaya itu untuk pemindahan saja,’’ terangnya. (kid/c1/fin) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button