Ponorogo

Awal Revitalisasi Pasar Legi Dirampungkan Tahun Ini

Beresi Genangan, Rapikan Pedestrian

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Tahap awal revitalisasi kawasan Pasar Legi segera dirampungkan tahun ini. Tak hanya membenahi saluran yang membentang sepanjang empat kilometer. Penataan kawasan juga merambah jalur pedestrian di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Kawasan itu disulap menjadi lebih bersih dan rapi. ‘’Progres sampai hari ini (kemarin, Red) 98,35 persen,’’ kata Kepala DPUPR Jamus Kunto Selasa (10/12).

Satu paket revitalisasi kawasan Pasar Legi mencakup sejumlah pekerjaan. Didanai dari APBD senilai Rp 4,8 miliar, pekerjaan mencakup rehab saluran Jalan Soekarno Hatta (mulai perempatan Pasar Legi), lalu berbelok hingga di Jalan Sumatra. Total panjang saluran yang dibenahi mencapai empat kilometer. Khusus di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, tugas rekanan juga membenahi jalur pedestrian yang dulunya kumuh. Saat ini, rekanan masih menyelesaikan saluran di Jalan Sumatra. ‘’Sudah hampir selesai. Pohon-pohon sudah mulai ditanam, termasuk pemasangan bangku-bangku. Tinggal sebagian box culvert,’’ terangnya.

Sepanjang pekerjaan kakap itu, proyek lima kali diadendum. Sebab, di lapangan perlu ada sejumlah penyesuaian. Beberapa permasalahan yang ditemukan, misalnya tiang listrik yang tidak bisa dipindah. Sehingga saluran harus sedikit dibelokkan. Utilitas lain seperti jaringan pipa milik PDAM atau jaringan kabel komunikasi juga ikut berpengaruh terhadap penambahan pekerjaan. ‘’Terpaksa harus kita ubah dari desain awal,’’ ujar Jamus.

Penataan yang dilakukan, kata Jamus, adalah bagian dari upaya jangka panjang dalam merevitalisasi kawasan Pasar Legi. Trotoar dibangun menjadi lebih lebar dan bersih. Ada bangku-bangku yang bisa dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat. Juga, pohon yang berfungsi sebagai peneduh dan penambah nilai estetika. ‘’Total 30 bangku yang dipasang. Termasuk fasilitas jalur untuk penyandang disabilitas,’’ bebernya.

Penataan itu sejalan dengan upaya memberesi genangan di seputaran Pasar Legi. Air kini mengalir melalui box culvert yang diklaim lebih solid dan aman dari sedimentasi. ‘’Selain untuk mengatasi banjir, juga akan dibangun pasar yang besar dan representatif. Maka, dibenahilah trotoar untuk mengembalikan fungsi utamanya sebagai fasilitas bagi pengguna jalan dan termasuk penyandang disabilitas,’’ tandasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close