Madiun

Awak Bus Positif Korona, Warga Patihan Sembuh

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejak keran transportasi dibuka lebar, penambahan kasus baru berlangsung fluktuatif. Terbaru, petugas kontrol karcis antarkota antarprovinsi (AKAP) PO Sumber Group asal Kelurahan/Kecamatan Taman terkonfirmasi positif Covid-19 Sabtu (11/7).

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah membeberkan, laki-laki 58 tahun berinisial S itu menjalani perawatan di RSUD dr Soedono. Pasien nomor 21 itu tercatat terakhir bekerja 5 Juli lalu. ‘’Setelah empat hari opname, ditetapkan sebagai PDP (pasien dalam pengawasan, Red). Setelah menjalani swab test, positif Covid-19,’’ ujarnya.

Aflah belum dapat memastikan akar penularan pasien nomor 21 itu. Tertular dari mana, sulit diprediksi. Yang jelas, pekerjaannya di jasa transportasi berhubungan dengan orang dari berbagai daerah. ”Aktivitas sudah kembali normal. Mobilisasi tinggi. Berisiko memunculkan kasus baru,” ungkapnya.

Dari pelacakan (tracing), petugas mendapati empat orang yang kontak erat. Mulai istri, satu anak, dan dua karyawannya. Saat ini seluruhnya tengah menjalani karantina mandiri. Telah menjalani rapid test. Namun, swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) masih menantikan jadwal.

Upaya yang mulai digalakkan dengan melakukan pengetatan akses masuk ke kota. Intervensi berbasis lokal di setiap lingkungan juga kembali digalakkan. Pemkot juga mewacanakan membuka kembali Stadion Wilis sebagai tempat isolasi bagi pendatang, terutama dari zona merah. ‘’Kami terus berupaya menekan agar angka kasus tidak meledak,’’ tegasnya.

Kemarin (12/7) Aflah mengabarkan berita gembira. Satu pasien dinyatakan sembuh. Yakni, pasien nomor 05 yang telah menjalani perawatan selama 42 hari di ruang isolasi RSUD dr Soedono Madiun. ‘’Ini pasien paling lama dinyatakan sembuh,’’ kata Aflah.

Seperti diketahui, JK, pria berusia 41 tahun asal Kelurahan Patihan, Manguharjo, itu memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. Pasien tersebut merupakan suami pasien nomor 04 yang telah dinyatakan sembuh lebih dulu pada 22 Juni lalu. Dengan adanya kabar gembira itu, saat ini total pasien sembuh mencapai delapan orang. Saat ini yang masih menjalani perawatan sebanyak 13 pasien. ‘’Dua kali swab test negatif sudah bisa dinyatakan sembuh,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button