MadiunSport

Atlet Jujitsu Kota Madiun Menggila, Tujuh Emas Diborong

MADIUN – Masa depan cabang olahraga (cabor) jujitsu di Kota Madiun sangat potensial. Atlet-atlet yang dimiliki begitu tangguh. Ini dibuktikan dengan dominasi Kota Karismatik di ajang Porprov VI Jawa Timur. Meski masih berlabel eksebisi, Kota Madiun berhasil meraih tujuh emas, dua perak, dan lima perunggu. Total 10 atlet yang dikirimkan mengikuti kategori Newaza dan Fighting System.

Dua tahun lagi, jika sudah di pertandingan resmi, tentu akan banyak menambah pundi-pundi medali bagi Kota Madiun. Wakil Ketua II Bidang Organisasi KONI Jawa Timur Muhammad Nabil mengatakan, Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Jawa Timur baru terdaftar di KONI Jatim tahun lalu. ’’Ini kali pertama bertanding di porprov, jadi harus diadakan eksebisi terlebih dahulu,’’ katanya.

’’Seperti menggelar pertandingan sendiri tapi di arena porprov. Untuk perolehan medali belum terhitung di porprov kali ini,’’ imbuhnya.

Nabil menambahkan, jika di eksebisi porprov VI lancar, maka pada edisi berikutnya jujitsu resmi menjadi cabor yang dipertandingkan di ajang multievent se-provinsi tersebut. ’’Dua tahun lagi resmi terdaftar sebagai cabor yang boleh berlaga di porprov,’’ ujarnya.

Jujitsu Kota Madiun mengirim 10 atletnya di Gresik. Dari 10 atlet, tujuh atlet di antaranya berhasil membawa pulang medali dari kategori Newaza dan Fighting System. Atlet Kota Karismatik ini bersua dengan atlet dari Kota Surabaya, Blitar, Sidoarjo, Ponorogo, dan Lumajang. ’’Alhamdulillah, anak-anak dapat medali. Tidak masalah jika tidak masuk perolehan medali kontingen, karena tujuannya ikut ini untuk menyukseskan dan nantinya bisa resmi dipertandingkan di porprov selanjutnya,’’ kata Ibnu, pelatih jujitsu Kota Madiun.

Sementara itu, pundi-pundi medali resmi bagi Kota Madiun bertambah. Setelah atletik, cabang olahraga karate juga menyumbangkan satu medali perunggu. Di cabor lainya, tim basket putri Kota Madiun harus mengakui keunggulan dari juara bertahan Surabaya di babak penyisihan grup Z. Janan Salma dkk kalah dengan skor 39-70.

Peluang Kota Madiun lolos dari babak penyisihan masih terbuka. Pada game pemungkas di fase penyisihan, Kota Madiun akan bersua Kabupaten Malang. Sebelumnya Kabupaten Malang sudah dikalahkan Surabaya dan Kota Blitar. Janan Salma dkk bisa saja langsung lolos jika Surabaya bisa mengalahkan Blitar pada game pemungkas. Jika nantinya yang menang Surabaya tentu akan dilakukan penghitungan skor. Namun, pelatih tim basket Kota Madiun Yudistira Christianto meminta anak asuhnya tetap fight melawan Kabupaten Malang. ’’Target kami bisa lolos penyisihan pool Z,’’ ucapnya. (mgd/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close