Ponorogo

Atap SDN 3 Pelem Tanpa Plafon

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kegiatan belajar-mengajar (KBM) di SDN 3 Pelem tidak aman. Pasalnya, tidak ada plafon yang menutup atap di ruang-ruang kelas sekolah tersebut. Pihak sekolah sudah mengajukan usulan perbaikan kepada pemkab setempat. ‘’Sampai saat ini kelas masih ditempati seperti biasa,’’ kata Wakil Kepala SDN 3 Pelem Misroto Senin (9/3).

Ada sekitar 40 siswa di sekolah yang berada di Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, tersebut. Misroto menyebut, setiap hari siswanya di kelas I, II, III, dan IV gundah gulana. Lantaran belajar dengan diliputi rasa cemas. Apalagi di musim penghujan sekarang ini. Di empat kelas tersebut, seluruh ruangannya tidak dilengkapi plafon. Pihak sekolah sengaja mempretelinya sekalian. ‘’Supaya tidak jatuh menimpa siswa, karena banyak yang lapuk, jebol, dan menggantung,’’ ujarnya.

Sampai hari ini, siswa di empat kelas itu terpaksa belajar dengan kondisi ala kadarnya. Kerusakan terjadi sejak sekitar dua tahun terakhir. ‘’Saat ini kuda-kuda ruang kelas masih bagus. Hanya plafon yang rusak,’’ sebutnya.

Kabid Pembinaan SD Dindik Ponorogo Imam Muslihin mengakui sudah menerima usulan perbaikan infrastruktur di SDN 3 Pelem. Tim dari sarana dan prasarana (sarpras) telah melakukan cek fisik. Dindik pun mengamini bahwa SDN 3 Pelem memang perlu mendapatkan anggaran rehabilitasi. ‘’Akan kami usulkan melalui P-APBD 2020 ini,’’ katanya.

Imam menyebut masih banyak sekolah lain yang mengalami kerusakan. Dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Karenanya, dindik tidak bisa asal menyetujui usulan perbaikan. Tetap perlu memprioritaskan sekolah rusak dengan kategori berat. ‘’Kondisi sama dengan SDN 3 Pelem juga banyak. Ini kami usulkan seluruhnya melalui berbagai sumber pembiayaan, mulai dana alokasi umum hingga khusus (DAU-DAK), atau lewat program dari pemerintah pusat,’’ jelasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button