Madiun

Asrama Haji Dijadikan Tempat Seleksi SKB CPNS 2019

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Asrama Haji ditetapkan sebagai tempat seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019. Selain tempatnya luas, gedung milik Pemkot Madiun itu juga berada di pinggiran. Sehingga peserta dapat langsung menuju lokasi tanpa melewati jantung kota.

Dengan begitu, mendukung untuk diterapkannya protokol kesehatan. Peserta yang terdeteksi bersuhu tubuh lebih dari 37 derajat Celsius akan menjalani tes di ruang khusus. Penempatan ruang khusus setelah mendapat persetujuan dari panitia. Jika tidak direkomendasikan, peserta harus legawa masuk dalam kuota cadangan yang disediakan sepuluh persen. Pengaturan itu dipayungi Surat Edaran (SE) BKN 17/SE/VII/2020 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. ‘’Syarat dan mekanismenya mengikuti arahan dalam SE tersebut,’’ kata Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin.

Haris mewanti-wanti peserta agar isolasi mandiri 14 hari sebelum menjalani tes. Tidak bepergian ke luar daerah, terutama zona merah, selama jeda waktu tersebut. Setidaknya, itu menjadi ikhtiar agar pelaksanaan seleksi CPNS berjalan lancar. ‘’Nanti disediakan sarung tangan bagi seluruh peserta,’’ ujarnya.

Pemisahan peserta bersuhu tubuh lebih dari 37 derajat Celsius untuk mengurangi risiko persebaran severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Mengingat tidak ada bukti skrining kesehatan pemeriksaan rapid test antibody yang dipersyaratkan bagi peserta. ‘’Peserta diimbau tes kesehatan di wilayahnya masing-masing,’’ tuturnya.

Nantinya, pelaksanaan SKB dibagi dalam beberapa sif. Tiap sif diikuti 150 peserta. SKB bakal diikuti 421 peserta. Perinciannya, 140 peserta dari Kota Madiun, 114 Kabupaten Madiun, dan 167 dari daerah lain. ‘’Jumlah peserta masih bisa bertambah jika ada yang dari luar kota mendaftar ke sini. Peserta sudah harus menentukan lokasi tes selambatnya 7 Agustus,’’ terangnya.

Sekda Kota Madiun Rusdiyanto menegaskan, saat ini panitia seleksi daerah (panselda) sedang mematangkan persiapan teknis di lokasi. Secara umum, gedung itu bakal dibuka dua area. Yakni, ruang umum dan ruang khusus. ‘’Ruang utama digunakan untuk pelaksanaan utama,’’ kata Rusdiyanto.

Sebagaimana instruksi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), peserta dapat memilih lokasi tes terdekat dengan tempat tinggal. Para peserta diberikan kesempatan tiga kali untuk memilih lokasi tes yang dijadwalkan 1-7 Agustus. Peserta diminta memilih lokasi tes di daerah masing-masing dan mempertimbangkan zona risiko persebaran SARS-CoV-2. ‘’Kebetulan peserta dari Kota Madiun cukup banyak,’’ ungkapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close