Madiun

Aset Diamankan Dulu, Baru Dimanfaatkan

Target Akhir Tahun Selesaikan Masalah Aset

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bupati Madiun Ahmad Dawami pasang target seluruh permasalahan aset kelar tahun ini. Mulai inventarisasi hingga masalah pengelolaannya. Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat paripurna Senin (20/7).

Agenda mendengar jawaban bupati atas pandangan umum fraksi DPRD tentang laporan pertanggungjawaban APBD 2019. ‘’Minggu ini ada MoU (memorandum of understanding, Red) dengan kejaksaan negeri dan BPN (Badan Pertanahan Nasional) terkait penyertifikatan,’’ kata Kaji Mbing, sapaan bupati.

Bupati menjelaskan, pengelolaan aset terus diperbaiki dari waktu ke waktu. Mencatat aset peninggalan Belanda dan pembelian sebelum 2002 ke dalam neraca keuangan. Posisi saat ini, aset pemkab Rp 4,16 triliun. Perinciannya, aset lancar Rp 237 miliar; investasi jangka panjang Rp 147,9 miliar; aset tetap Rp 3,7 miliar; dan lain-lain Rp 8,1 miliar. ‘’Kami punya dua rencana atas aset tersebut,’’ ujarnya.

Rencana pertama mengamankan status berbagai aset. Tanah, misalnya, yang harus dipastikan sertifikatnya. ‘’Berikutnya, pemanfaatan aset yang ujungnya meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah, Red),’’ terang bupati.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Kuwat Edy Santoso menyatakan, jawaban bupati bakal dibahas lebih lanjut dalam rapat dengar pendapat (RDP) komisi. Bisa jadi, materi pembahasan berkembang ke dalam lingkup pertanggungjawaban. ‘’Yang kami harapkan tentu hal-hal positif ke depannya,’’ ujar Kuwat. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close