AdvertorialNgawi

Asah Kepekaan dengan One Day One Coin

Gandeng Baznas Salurkan Koin untuk Masyarakat Membutuhkan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – SMPN 2 Ngawi memiliki cara unik untuk menguatkan karakter peserta didiknya. Salah satunya melalui program one day one coin atau satu hari satu koin. Koin yang terkumpul disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. ” rogram ini merupakan sebuah gerakan moral, bagaimana kita tidak hanya berfikir untuk diri sendiri tapi juga peduli terhadap kemaslahatan umat,’’ kata Kepala SMPN 2 Ngawi Hari Supriyono, Rabu (27/11).

Ide program itu berawal dari rasa keprihatinannya melihat koin dengan nilai kecil yang seolah tidak ada manfaatnya. Padahal, dari koin yang nilainya tidak seberapa itu jika dikumpulkan bisa memberikan manfaat lebih. Tidak hanya bagi Espero -sebutan SMPN 2 Ngawi- saja tapi bisa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. ‘’Jadi mulai sekarang uang koin itu bisa lebih bermanfaat,’’ jelasnya.

Kebetulan Espero saat ini juga ditunjuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ngawi menjadi salah satu unit pengumpul zakat, infaq dan sedekah. Dengan begitu, koin yang terkumpul juga disalurkan melalui Baznas. Hari berharap program one day one coin itu tidak hanya menjadi kegiatan yang sporadis. Artinya berjalan seketika dan tidak jelas tindak lanjutnya. ‘’Kami ingin ini jadi gerakan jangka panjang,’’ harapnya.

Bahkan, Hari memiliki angan. Gerakan one day one coin itu bisa menginspirasi sekolah lain. Sebab, belum tentu sekolah di Ngawi sudah melakukan hal itu. Jika lebih banyak sekolah di Ngawi yang ikut melakukan gerakan tersebut tentu koin yang dikumpulkan menjadi semakin besar nilainya. Pun semakin banyak yang bisa dibantu. ‘’Yang harus diketahui adalah gerakan ini bukan keharusan, tapi hanya untuk menstimulus kepekaan anak didik untuk lebih peduli terhadap orang lain terutama yang membutuhkan,’’ imbuhnya.

Selain meluncurkan one day one coin, kemarin (27/11) juga dilakukan peletakan batu pertama groundbreaking renovasi Masjid Al Qolam Espero Ngawi. Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang juga sebagai ketua pembina Baznas Ngawi. ‘’Mudah-mudahan dalam satu atau dua tahun kedepan, Espero sudah bisa memiliki masjid sendiri,’’ ungkap Hary sembari menyebut juga menyampaikan sejumlah bantuan kepada wali murid yang kurang mampu. (ti9/tif/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button