Madiun

Arus Mudik sampai H-3 Nataru

Jalan Ramai Lancar, KA Turun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kepadatan arus mudik menjelang Natal dan tahun baru mulai terlihat di beberapa ruas jalan Minggu (22/12). Para pemudik mulai memadati pintu masuk perbatasan Kota Madiun dan bergerak menuju Ponorogo via Jalan Basuki Rahmat serta ke Magetan-Surakarta via ring road barat.

Penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) di sejumlah titik ternyata cukup mengurai kepadatan. Misalnya di pintu perlintasan kereta api (KA) Sukosari, arus lalin terbilang lancar.

Di lokasi tersebut, petugas Satlantas Polres Madiun Kota dan dishub telah memasang water barrier sebagai penghalau kendaraan dari arah Jalan Sri Rejeki. Kendati demikian, petugas tetap berjaga. Khususnya untuk mengatur kelancaran lalin setelah ada kereta api lewat. ’’Baik dari arah Jalan Basuki Rahmat–Jalan S. Parman maupun sebaliknya, arus lalin terbilang ramai lancar,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono.

Sementara itu, di kawasan simpang empat Nglames suasana cukup kondusif. Terdapat peningkatan jumlah kendaraan dari arah jalur penghubung Madiun–Surabaya masuk kota via Jalan Basuki Rahmat maupun lurus ke Jalan Yos Sudarso. Begitu juga di simpang empat Tean. Arus lalin dari arah Ponorogo masih ramai lancar. Peningkatan volume kendaraan tidak terlampau drastis.

Sedangkan, di kawasan Kota Madiun menunjukkan kondisi yang sama. Jalan Pahlawan dan Jalan Kolonel Mahardi terbilang lancar. Mayoritas pengemudi yang melewati jalur itu menggunakan sepeda motor. Termasuk kawasan pintu masuk dari arah Jalan Raya Jiwan menuju Jalan Urip Sumoharjo. ’’Belum menunjukkan peningkatan arus volume kendaraan,’’ ujar Budi.

Di Terminal Purboyo, Madiun, lonjakan penumpang belum terjadi sampai dengan Minggu (22/12). Pihak Satuan pelaksana (satpel) terminal memprediksi kenaikan jumlah penumpang baru akan terjadi hari Senin (23/12) sampai dengan Selasa (24/12).

Saat itu diperkirakan sekitar 20 ribu penumpang masuk Kota Madiun dengan diangkut oleh 730 armada bus AKAP dan AKDP. ‘’Kami memperkirakan kenaikan kedatangan penumpang pada Nataru kali ini tidak berbeda jauh dari tahun lalu,’’ kata Kasatpel Terminal Purboyo, Madiun, Suyatno.

Sementara, di Stasiun Madiun arus mudik Nataru mulai terlihat padat. Terpantau penumpang yang berangkat dari Stasiun Madiun dengan berbagai daerah tujuan berjumlah 40.616 orang selama tiga hari terakhir. Jumlah itu mengalami penurunan sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan, yang datang atau turun di Stadiun Madiun sebanyak 40.616 penumpang. Turun sekitar 8 persen dibandingkan tahun 2018. (mg3/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close