Advertorial

Arief Purwanto Menangi Gugatan Wanprestasi Lawan Mantan Kliennya

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kasus wanprestasi dengan tergugat direktur sebuah perusahaan minyak goreng kemasan asal Surakarta selesai di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, Senin (18/1). Majelis hakim memutuskan pihak tergugat telah melakukan wanprestasi dan menyatakan advokat Arief Purwanto selaku penggugat sudah menjalankan kewajibannya.

Selain itu, majelis hakim juga menyatakan sah secara hukum dan berharga semua alat bukti yang diajukan penggugat. Dalam perkara tersebut, Arief menyodorkan sejumlah bukti berkaitan dengan perjanjian soal pembayaran success fee pada 14 Mei 2019 sebelum menangani perkara perdata pihak tergugat di PN Surakarta. ‘’Hasilnya sidang saat itu memutuskan klien saya menang atas tergugat dalam hal ini pihak perbankan,’’ kata Arief, Rabu (20/1).

Namun demikian, saat upaya banding di Pengadilan Tinggi Jateng kliennya kalah. Dari situ kemudian direktur tersebut mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dengan memutuskan mengganti pengacara baru tanpa mencabut kuasa yang lama terlebih dulu. ‘’Tergugat tiba-tiba mengajukan somasi kepada saya pada 26 Juni dan 13 Juli tahun lalu dengan maksud meminta kembali fee yang sebelumnya telah diberikan,’’ jelas ketua Peradi Kota Madiun tersebut.
Beruntung seluruh somasi itu dinyatakan tidak sah oleh majelis hakim PN Kota Madiun. Hakim juga memutuskan perjanjian yang dibuat oleh kedua belah pihak pada 14 Mei 2019 adalah sah dan mengikat kedua belah pihak. Arief berharap kasus yang dialaminya ini menjadi pelajaran pengacara lain.
‘’Sebaiknya para lawyer perlu membuat perjanjian dengan klien dalam menangani perkara dan mematuhi kode etik advokat. Sehingga, kalau ada apa-apa di belakangnya nanti dapat merujuk dalam kesepakatan yang sempat disepakati sebelumnya,’’ tutur Arief. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button