NgawiPeristiwa

Apes! Ditinggal Takziah, Kandang Ludes Terbakar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kepergian Roto, 67, warga Dusun Ngesrep, Desa Paras, Pangkur, takziah ke seorang tetangganya Selasa pagi (11/2) berujung nahas. Kandang sapi miliknya hangus terbakar. Beruntung, api tidak sampai merembet melalap bangunan rumah.

Insiden itu kali pertama diketahui Supranoto, petani dusun setempat. Saat berada di sawah tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), pria itu melihat asap pekat membubung tinggi dari rumah korban. Tanpa berpikir panjang dia langsung menghampiri sumber asap tersebut. ‘’Saya yakin itu kebakaran rumah, bukan asap pembakaran sampah,’’ ujarnya.

Benar saja, sesampainya di lokasi dia mendapati si jago merah sudah membubung tinggi dari kandang sapi milik korban. Spontan Supranoto berteriak minta tolong dan menyiram api tersebut. ‘’Sebenarnya di rumah ada ibu korban, tapi karena sudah tua mungkin teriakannya tidak terdengar,’’ jelasnya.

Warga lainnya yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. ‘’Kami terbantu dengan adanya kolam dekat rumah Pak Roto,’’ tuturnya.

Tidak hanya memadamkan api, sebagian warga berusaha menjebol dinding bambu kandang untuk menyelamatkan sapi milik korban. Sekitar satu jam berselang api dapat dipadamkan. Pun, tidak sampai merembet ke bangunan rumah Roto. ‘’Alhamdulillah sapi milik korban juga berhasil diselamatkan,’’ ucapnya.

Kapolsek Padas AKP Pujianto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan beberapa saksi, sumber api diduga dari dhiang (perapian untuk mengusir nyamuk) di kandang. Diduga Roto lupa mematikan api tersebut sebelum pergi takziah. ‘’Material kandang sapi dari bahan bambu dan kayu membuat api cepat membesar,’’ ungkapnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close