Magetan

APBD Mental, Disperkim Banting Setir Bidik APBN

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Magetan sudah memiliki masterplan pengembangan makam Ratu Maduretno di Gunung Bancak. Makam di Desa Giripurno, Kawedanan, itu bakal dikembangkan ke arah pariwisata.

Kepala Disperkim Magetan Elmy Kurniarto Wibowo mengakui, masih banyak bagian kompleks makam yang perlu dipoles. Sejauh ini hanya ada gerbang dan fasilitas di kawasan makam Ronggo Prawirodirjo III dan Ratu Maduretno.

Sementara, fasilitas lain masih jauh dari kata lengkap. Pun, pihaknya sempat mengajukan pendanaan dari pemkab melalui APBD. Namun, anggarannya dinilai terlampau besar. ‘’Akhirnya kami lakukan pengajuan lagi ke APBN,’’ kata Elmy Jumat (28/2).

Dia optimistis pengajuan kembali itu bakal direspons positif. Itu mengingat Ratu Maduretno merupakan keturunan Keraton Jogjakarta. ‘’Jadi, levelnya nasional sebenarnya,’’ ujar Elmy.

Sesuai masterplan, kompleks makam itu akan dilengkapi fasilitas pendapa, gazebo, musala, dan tandon air. Pun, bangunan makam utama bakal direhab. ‘’Pendapa nanti bisa digunakan para peziarah atau warga setempat untuk acara tertentu,’’ tuturnya.

‘’Tandon perlu karena air di sini agak sulit. Selain tandon, nanti juga akan dipasang peralatan penangkap air hujan sehingga punya cadangan air lebih banyak. Kolam yang sudah ada pun nanti bisa dimaksimalkan,’’ imbuh Elmy.

Kelak juga bakal dipasang papan berisi informasi cerita masa lalu Ronggo Prawirodirjo III dan Ratu Maduretno. ‘’Sifatnya melengkapi informasi verbal dari juru pelihara atau pemandu wisata,’’ jelasnya. (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close