News

Apa Yang Harus Diperhatikan Seseorang Agar Menjadi Apresiator Yang Baik

×

Apa Yang Harus Diperhatikan Seseorang Agar Menjadi Apresiator Yang Baik

Share this article

Apa Yang Harus Diperhatikan Seseorang Agar Menjadi Apresiator Yang Baik – Mengunjungi pameran seni bersama pasangan akan memberikan ide untuk kencan berikutnya. Saat menonton film romantis 500 Days of Summer, ada adegan Summer dan Tom berkencan di sebuah pameran seni. Mereka mencoba menjelaskan pekerjaan yang mereka lihat. Tom melihat dinding hitam putih itu terbuat dari kumpulan pipa dan dihiasi lalat-lalat yang menempel di dinding. “Ini sangat rumit,” jelasnya.

Hingga mereka melihat suatu ciptaan berupa tanah tempat seekor lalat hinggap. Tom terlihat serius dan lama dan akhirnya berkata kepada Summer, “apakah kamu ingin menonton film?” Bisiknya, Zun langsung menjawab, “ya!” menjawab. lalu mereka berdua meninggalkan tempat itu. Ada apa dengan kotorannya?

Apa Yang Harus Diperhatikan Seseorang Agar Menjadi Apresiator Yang Baik

Apakah mereka memiliki keterhubungan batin ketika melihat karya tersebut dan kemudian tidak perlu menafsirkan ulang seperti karya-karya sebelumnya? atau mereka bosan dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke bioskop tanpa menonton produksi lainnya. Bagaimana menurutmu?

Budidaya Baik On Tumblr

Setiap orang punya caranya masing-masing untuk menikmati apa yang mereka lakukan. Jika Anda ingin melihat karyanya, langsung saja pergi ke pameran seni. Kalau bicara pameran seni rupa, ada yang menyukai karya tersebut karena detail teknik pengukiran atau media yang digunakan sangat memukau. Selama tur kurator pameran, akan ada komentar tentang metode visualisasi melalui pendengaran, serta cara tercepat untuk memahami makna karya.

Ikuti alur penjelasan admin, jika kurang paham langsung saja bertanya, walaupun penjelasannya terkesan kurang semua, pengunjung bisa membaca penjelasan dari setiap karya yang dilihatnya hingga selesai. Namun istilah aktivitas sepertinya asing bagi penilai baru.

Orang awam atau profesional non-seni yang menghadiri pameran seni rupa tampaknya bingung bagaimana menafsirkan sebuah karya seni ketika mereka menemukannya. Berbeda jika mereka pergi ke acara musik, teater, atau pertunjukan tari. Mungkin isinya sudah cukup jelas, jadi tonton saja, lalu nikmati tayangannya.

Tapi kalau dilihat dari pameran seninya, sepertinya tidak. Karena itu, beberapa orang tidak merasakan apa pun dari apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, ketika mereka mencoba menafsirkan sebuah karya seni, mereka merasa tidak yakin bahwa gambaran atau makna yang mereka sampaikan adalah dangkal atau mungkin “Persembahan”.

Apa Saja Yang Mesti Dimiliki Apresiator

Atau mereka hanya takut untuk menjelaskan suatu tugas. Diragukan apakah maknanya tidak ada atau tidak berarti. Apakah masyarakat kita buta huruf dan tersesat dalam mengapresiasi sebuah karya seni? Oleh karena itu, jika Anda tidak memahami suatu karya, Anda mungkin memiliki pengalaman yang kurang menarik saat mengunjungi pameran seni dan mungkin menolak untuk kembali.

Baca Juga  Sebutkan Kewajiban Yang Harus Dilakukan Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

Agar tidak bingung, yuk kita mulai dari cara memahami sebuah karya seni hingga penjelasannya. Menurut Edmund Burke Feldman, dalam tahapan pra-interpretasi harus melalui tahap pertama yaitu interpretasi. Dengan mengidentifikasi karya tersebut, seperti siapa yang membuatnya, metode apa yang digunakan, dll.

Kemudian karya tersebut dapat dianalisis, misalnya untuk memahami unsur-unsur dan prinsip-prinsip pengorganisasiannya, serta untuk mengetahui seni apa yang menjadi pencipta karya tersebut yang digunakan, kemudian baru dilanjutkan ke interpretasi, kemudian ke analisis. Deskripsi ini adalah deskripsi karya seni. Meski kegiatan ini menyenangkan, namun membuat Anda ragu dengan apa yang ingin Anda sampaikan. Kekacauan ini harus diatasi hanya dengan kekuatan imajinasi manusia yang dipadukan dengan pemikiran logis dan kepekaan emosional.

Saya masih ingat sebuah kreasi yang menghebohkan internet beberapa tahun lalu, yaitu sebuah pisang yang ditempel di dinding dengan lakban. Saya sungguh tergelitik mengingat karya ini. Tak heran jika judul produksi karya Maurizio Cattelan ini adalah “The Comedian”. Bagi yang belum mengetahui seluk-beluk karya seni tersebut, tentu dapat dikatakan sebagai karya hiburan tanpa makna. Hanya pisang asli yang bisa dibusuk lalu ditempel dengan selotip abu-abu keperakan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Memberi Apresiasi Kepada Tim

Kemudian saya dan teman saya mencoba menjelaskan pekerjaan ini. Teman saya berpendapat bahwa pekerjaan ini berkaitan dengan pengemasan dan wadah pisang, dan posisi terbalik dianggap sebagai simbol yang tabu, sehingga idenya adalah untuk melindungi pisang tersebut dan tidak membuangnya. Jauh dari makna ini, saya menafsirkannya dengan sangat berbeda.

Sama seperti kita, saya melihat pisang menempel di dinding seperti monyet menempel di dinding ketika melihat hidangan utama yaitu pisang. Kemudian kera-kera yang berubah menjadi kera berbondong-bondong melihat karya tersebut sambil melolong seperti kera-kera di Bali. Saya tertawa, mengira saya langsung menjadi monyet. Kemudian kami mulai mencari pendapat para sejarawan seni rupa yang lebih relevan dengan penafsiran karya unik ini.

Dengan kata lain, karya “Komedian” Zettel adalah pemahaman konseptual dari karya seni ini. Pisang dan lakban merupakan alat atau mediator pemahaman yang ingin dijelaskan, bukan kreasi yang ingin diperlihatkan. David Datuna juga seorang aktor

Baca Juga  Aliran Sungai Yang Luas Dan Dalam Dapat Digunakan Untuk Sarana

Ia mengambil sebuah pisang lalu memakannya di hadapan para tamu yang ia sebut sebagai The Starving Artist.

Kelas Xii Senbud Sem. 1 Bs Press

Bagaimana pekerjaannya? Apakah David pergi sekarang karena dia memakannya? Cepat ambil satu pisang lagi dan tempelkan pisang tersebut pada posisi semula. Toh pisang dan lakban itu alatnya, tapi konsepnya tetap. Karya Cettel terinspirasi dari ide menghadirkan sebuah karya seni kecil dalam sebuah galeri yang mengesankan untuk memberikan respon yang menarik di samping pisang asli yang ditempel dengan lakban. Padahal, ketika seni pertunjukan David mengundang gelak tawa pengunjung, hal itu merupakan respons terhadap ide-ide konseptual yang membentuk interpretasi.

Itu tidak berhenti di situ. Jika Anda bebas menjelaskan maka akan memicu diskusi dan menghasilkan ide-ide konseptual yang dapat menjadi acuan topik yang sedang dibicarakan. Saya dan teman saya mencoba bersenang-senang memadukan penafsiran atas karya Settel, mulai dari yang berkaitan dengan penafsiran aslinya. Menurut interpretasi saya, kapan

Apa yang dilakukan David berakhir dengan monyet tidak bisa makan pisang dan para tamu menertawakannya.

David Sangeh diberi gelar komedian karena seperti tempat wisata di Bali, ia senang melihat monyet memakan makanannya.

Mengenal Apresiasi Seni, Tujuan, Hingga Tingkatannya

Sementara itu, teman saya menjelaskan bahwa pisang yang diberi selotip yang diletakkan miring seperti tanda “dilarang” tidak boleh dibuang. Pisang identik dengan unsur pendukung komedi. Ada kulit pisang di jalan, lalu ada pula yang terinjak, terjatuh dan menjadi pantat pelawak. Oleh karena itu, dilarang membuang pisang secara sembarangan. Menurut kami, menambahkan komentar ke komentar yang sudah ada sangatlah menyenangkan.

Sejak saat itu, kita belum memahami secara langsung bentuk penafsirannya. Namun, penjelasan ini saja masih belum lengkap. Di dunia ini kita mempunyai istilah yang disebut kritik seni. Menurut Feldman, inilah tahap-tahap mengkritik suatu karya seni yang telah dijelaskan sebelumnya. Ibarat menikmati puisi, menulis artikel yang enak dibaca, atau mengkritik sebuah karya seni, sebenarnya membaca.

Peran kritikus seni rupa tidak hanya mencipta, tapi juga menjadi jembatan mendidik para apresiator. Sejarawan seni fokus menyelidiki sebuah karya hingga terlupakan. Penilai baru juga menginginkan teks yang mudah dibaca dan dipahami.

Namun sejauh ini, literatur yang membahas kritik seni di media tradisional masih sangat terbatas. Belum lagi media tradisional saat ini sedang dirugikan oleh konvergensi media. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk menulis tentang kritik seni rupa di era digitalisasi.

Baca Juga  Pori-pori Tempat Keluarnya Keringat Terdapat Pada Lapisan

Sebutkan Dan Jelaskan Tujuan,manfaat ,serta Fungsi Apresiasi Karya Seni Rupa

Bahkan saat ini, tidak semua kalangan bisa mengaksesnya dengan jelas. Mereka yang tidak tahu apa-apa tentang seni rupa tetapi tertarik dengan pemanfaatannya mungkin ingin menjelajahi ruang diskusi khusus yang membahas tentang seni rupa “nyata”.

Saat ini, dalam 10 tahun terakhir, karena ketertarikan para “seniman muda” terhadap dunia seni, semangat dan perbincangan mereka kembali intensif. Jangan biarkan hal tersebut hanya sekedar iseng saja karena tidak seimbang dengan pemahaman Anda tentang nilai dalam pekerjaan. Sebagai kritikus seni, hal itu bisa seimbang. Pemahaman makna karya secara tidak langsung melalui kritik seni. Jika ditulis dengan tulisan yang ringan dan jelas, banyak pihak luar yang tidak segan-segan menerjemahkan karyanya.

Masih diperlukannya pendidikan dalam penciptaan seni rupa di Indonesia. Hal ini diperlukan karena massa ideal adalah massa yang menunjukkan nilai usaha. Dua jaringan narkoba asal Malaysia dibekuk Polda Lampung, BB Sabu Total 87,5 kg KPK: Korupsi di Gedung Perkantoran DPRK. Teater Penuh Warna, Sedikit demi Sedikit Cabe Rawit Mulyanto: DPRK Akan Panggil Bahlil di IUP UMITRA Lakukan Riset Islam Tafsir Surat Asy-Shalah

– Dalam pameran dan pameran tentunya ada yang namanya penilai dan suatu karya seni. Pada kesempatan hari ini, Galeri Nasional Indonesia berencana menyelenggarakan seminar “Menjadi Apresiator Tertinggi” pada 06/09/2019 di Taman Budaya Lampung. Pameran dan pertunjukan se-Sumatera.

Menjadi Apresiator Terhebat

Galeri Nasional Indonesia berkomitmen meningkatkan kualitas penilai seni rupa, termasuk menghadirkan seniman, mahasiswa, jurnalis, dan masyarakat umum, dengan menunjukkan metode, sikap, dan perilaku penilai seni rupa.

Kurator seni rupa Lampung, David, mengatakan di era digitalisasi informasi dan teknologi saat ini

Yang harus diperhatikan ibu hamil muda, hal apa sajakah yang harus diperhatikan dalam transplantasi ginjal, apa yang harus diperhatikan sebelum membeli laptop, kalo beli laptop apa yang harus diperhatikan, yang harus diperhatikan dalam membeli laptop, hal yang harus diperhatikan saat hamil muda, yang harus diperhatikan saat membeli rumah, jika beli laptop apa yang harus diperhatikan, apa yang harus diperhatikan saat membeli macbook second, yang harus diperhatikan saat membeli mobil bekas, yang harus diperhatikan saat membeli rumah second, yang harus diperhatikan saat hamil muda