NgawiPolitik

Antok Pastikan Tetap Satu Paket dengan Ony

Tepis Isu Pecah Kongsi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dinamika politik di Ngawi kembali menghangat. Belakangan santer beredar kabar bahwa PDIP tidak akan merekomendasi pasangan Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Jatmiko sebagai bakal calon bupati  dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) di pilkada mendatang. Sebaliknya, kedua tokoh itu disebut-sebut bakal saling berhadapan memperebutkan kursi AE 1.

Antok –sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- tidak menampik adanya kabar tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa hal itu hanya isu. Sejauh ini, DPC PDIP Ngawi masih optimistis pengurus pusat bakal merekomendasikan dirinya mendampingi Ony pada pilkada mendatang. ‘’Sangat yakin, 99 persen akan disetujui,” kata Antok usai mengisi acara talk show bertajuk Mas Antok Menjawab, Rabu malam (18/12).

Antok lantas membeberkan beberapa fakta yang mendasari optimisme tersebut. Di antaranya, saat fit and proper test di tingkat DPD PDIP Jatim mengerucut pada dirinya dan Ony bakal jadi satu paket.

‘’Selain itu, Ngawi jadi prioritas DPP untuk menentukan pasangan yang akan diusung sendiri,’’ ujarnya. ‘’Jadi, aneh saja kalau selama ini ada yang merasa lebih tahu daripada kami sendiri di internal PDIP,’’ imbuh ketua DPRD Ngawi itu.

Jika memang isu perpecahan itu tidak benar, mengapa Ony dan Antok kini membuat tagline sendiri-sendiri? Ony dengan Cah Angon, sedangkan Antok Laskar DRJ. Menurutnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan rumor pecah kongsi. Melainkan semata karena belum ada rekomendasi dari DPP. ‘’Kalau sudah pasti (direkomendasi) nanti ya sama (tagline-nya),’’ tegas Antok.

Begitu pula soal baliho yang hanya menunjukkan pasangan Ony-Antok, tanpa logo PDIP. Menurutnya, hal itu juga berkaitan dengan aturan di internal partai. ‘’Sekarang kan belum turun rekomendasinya. Kami diizinkan memasang baliho asal tidak mencantumkan logo partai,’’ terangnya.

Sementara, soal sosok Ony, Antok menilai sudah selayaknya maju sebagai bacabup. Meski putra mantan Bupati Ngawi dr Harsono tersebut bukan kader murni PDIP. ‘’Karena Pak Ony lebih menguasai pemerintahan daripada saya. Sudah berpengalaman selama dua periode menjadi wabup mendampingi Pak Kanang (bupati Ngawi aktif, Red),’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close