Madiun

Antisipasi Insiden Bom, Pengamanan Mapolresta Diperketat

‘’Hingga saat ini situasi dipastikan masih aman. Tapi, kami (polisi, Red) tetap waspada.’’ AKBP Nasrun Pasaribu, Kapolres Madiun Kota

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) memunculkan keprihatinan sekaligus mengagetkan jajaran Polri. Tak ingin kecolongan, Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu langsung memerintahkan jajarannya siaga. Sebab, tidak menutup kemungkinan serangan serupa terjadi di daerah lain.

Pengamanan di sekitar Mapolres Madiun Kota jadi fokus perhatian. Penjagaan di pintu masuk diperketat. Warga yang berkunjung ke mapolres diperiksa barang bawaannya menggunakan metal detector. Begitu juga masyarakat yang membawa kendaraan roda empat tak luput dari pemeriksaan.

Seluruh isi mobil dicek. Petugas juga memeriksa kolong mobil menggunakan inspection mirror. Mereka juga melengkapi diri dengan rompi antipeluru lengkap dengan senjata SB1-V2 kaliber 7,62 mm. ‘’Penjagaan memang diperketat. Kemudian kami juga memasang papan aturan masuk ke mapolresta,’’ kata Nasrun dikonfirmasi via telepon.

Selain itu, koordinasi jaringan intelijen semakin masif. Patroli rutin diintensifkan masing-masing polsek jajaran. Terutama di wilayah perbatasan kota-kabupaten. Sebab, Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, masuk wilayah hukum Polres Madiun Kota, pernah jadi basis pelaku terorisme asal Magetan Agustus lalu. ‘’Hingga saat ini situasi dipastikan masih aman. Tapi, kami (polisi, Red) tetap waspada,’’ ujar Nasrun.

Nasrun mengimbau masyarakat tetap tenang. Sebab, polisi akan bekerja maksimal menjaga keamanan wilayah. ‘’Yang jelas, kami akan all-out melawan terorisme,’’ tegasnya.

Wakapolres Madiun Kota Kompol Ali Rahmat menambahkan, pengamanan yang dilakukan selama ini sudah sesuai standart operating procedure (SOP). ‘’Terkait kejadian di Mapolrestabes Medan, otomatis kami akan lebih meningkatkan pengamanan. Tujuannya, semoga kejadian itu yang terakhir. Dan, tidak terjadi lagi di tempat lain, khususnya di Polres Madiun Kota,’’ ucapnya.

Kendati demikian, menurut Ali, langkah memperketat pengamanan di mapolresta tersebut tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat. ‘’Ya, kita berikan pelayanan semaksimal mungkin. Utamanya dalam rangka menjaga keamanan. Bukan hanya di tubuh Polri, tapi juga masyarakat yang melaksanakan kegiatan,’’ jelasnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button