MagetanPeristiwa

Angin Kencang Obrak-Abrik Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Setelah mengobrak-abrik Ngawi, angin kencang giliran menerjang Magetan. Kawasan GOR Ki Mageti terdampak paling parah. Atap beterbangan hingga membuat guyuran air hujan masuk ke dalam. Sebagian atap Stadion Yosonegoro pun berantakan disikat angin. ‘’Sebagian besar warung di sekitar stadion terdampak,’’ ungkap Sutarjono, pemilik warung kaki lima.

Tak terkecuali warung Sutarjono. Beruntung saat itu dia belum menggelar dagangan. Sehingga tidak ada pembeli saat kejadian sekitar pukul 16.30 itu. ‘’Atap tersingkap, barang-barang berantakan,’’ ujarnya.

Gedung dewan dan bangunan sekolah calon tamtama (secata) ikut terdampak. Sapuan angin kencang menyasar Kecamatan Magetan, Plaosan, dan Karangrejo. Membuat banyak pohon tumbang. ‘’Ada yang melintang di tengah jalan. Bahkan, ada yang menimpa sebuah mobil,’’ terang Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra.

Sebaran pohon tumbang di Jalan Gubernur Suryo; Kelurahan Mangkujayan; GOR Ki Mageti; Jalan Raya Barat, Maospati, tepatnya di Desa Karangsono, Barat; serta Desa Ringinagung dan Sumberagung di Plaosan. ”Paling parah di Mangkujayan,’’ sebutnya.

Hingga tadi malam, BPBD belum merampungkan pendataan. Sehingga belum dapat dipastikan berapa rumah yang terdampak sapuan angin kencang. Juga masih memprioritaskan sterilisasi pohon tumbang yang sebagian besar menutup akses jalan. ‘’Kecepatan sapuan angin kencang mencapai 63 km/jam dengan durasi 5-15 menit,’’ ujarnya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close