Mejayan

Anggaran Pilkades Serentak di Madiun Rp 10,6 Miliar Terancam Tak Terserap

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Puluhan miliar rupiah APBD 2021 Kabupaten Madiun berpotensi jadi silpa. Itu jika pemilihan kepala desa (pilkades) serentak batal digelar tahun ini. ‘’Sudah dianggarkan sekitar Rp 10,6 miliar,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono, Rabu (22/9).

Anggaran itu, lanjut Joko, masuk pos bantuan keuangan khusus (BKK) untuk pelaksanaan pilkades di 143 desa. Namun, terancam tidak dapat diserap. Jika penundaan pilkades serentak dari pemerintah pusat hingga 9 Oktober nanti diperpanjang.

Kendati demikian, Pemkab Madiun yakin sisa tiga bulan di akhir 2021 masih cukup untuk melaksanakan pilkades. Minus pelantikan. Itu plan B jika penundaan tidak diperpanjang. ‘’Kami optimistis bisa, tapi tetap tergantung pemerintah pusat,’’ ujar Joko. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button