Madiun

Anak Nakes Masuk SMA/SMK Dapat Prioritas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pada pelaksanaan PPBD SMA/SMK tahun ini anak tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 mendapat prioritas. Mulai dokter, perawat, sopir ambulans, hingga tenaga teknis yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 di rumah sakit rujukan Provinsi Jatim. Dibuktikan dengan surat keterangan dari direktur rumah sakit, diseleksi berdasarkan jarak rumah ke sekolah. ‘’Itu beberapa perbedaan aturan yang lebih detail tahun ini dibanding tahun lalu,’’ ungkap Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun Supardi, Sabtu (15/5).

Secara umum, jalur PPDB dibagi menjadi beberapa jalur. Selain perpindahan orang tua, juga jalur zonasi minimal 50 persen untuk SMA dan maksimal 10 persen untuk SMK, afirmasi minimal 15 persen, serta prestasi dengan aturan main sisa dari kuota.

Pelaksanaannya dibagi menjadi lima tahap. Tahap I untuk jalur afirmasi, pindah tugas orang tua, dan prestasi hasil lomba. Tahap II jalur prestasi nilai akademik, tahap III zonasi SMK, tahap IV zonasi SMA, serta tahap V jalur prestasi nilai akademik SMK. ‘’Tahap I sudah kemarin tanggal 2-3 Mei dan dimumkan tanggal 7 Mei,’’ paparnya.

Lantaran di masa pandemi, Supardi mengungkapkan bahwa PPDB tahun ini dapat dilakukan dalam jaringan (daring). Pengisian data serta upload persyaratan dapat dilakukan online. Termasuk pengumuman dapat diakses online. Itu dalam rangka mengurangi risiko sebaran Covid-19. ‘’Tahap II ini persiapan dibuka 20 Mei,’’ pungkasnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button