Pacitan

Aliran Air Kecil, 4 Ribu Pelanggan Mengeluh

Embung Suruh Susut, PDAM Berlakukan Sistem Blok

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Musim kemarau membuat sejumlah wilayah terpapar kekeringan. Sumber-sumber air terus menyusut. Seperti di Embung Suruh, Donorojo. Kondisi itu menyebabkan pasokan air ke pelanggan terbatas.

Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Dharma Pacitan Suyadi menyebut ketersediaan air baku di wilayah Donorojo menipis. Saat ini debit aliran air di wilayah tersebut hanya 20 liter per detik dari satu unit pengolahan (intake) dan tiga sumur bor dalam. ‘’Dampaknya, banyak keluhan dari pelanggan soal pasokan air,’’ katanya Kamis (20/8).

Tercatat ada sekitar 4 ribu pelanggan di wilayah Donorojo yang mengeluh aliran air ke rumah mereka kecil. Mengatasi persoalan tersebut, pihaknya coba menerapkan sistem blok atau giliran. ‘’Karena ini memang faktor alam. Bukan lantaran kesalahan teknis dari PDAM,’’ ujarnya.

Pihaknya bersama BPBD telah berusaha mencari solusi alternatif untuk mengatasi masalah ketersediaan air baku di wilayah Donorojo. Termasuk di antaranya menormalisasi Embung Suruh. Sehingga bisa menampung lebih banyak air ketika musim hujan. ‘’Kami juga berusaha mencari sumber air baru lainnya,’’ tutur Suyadi.

Lantas bagaimana dengan pasokan air ke pelanggan yang berada di Kecamatan Pacitan? Suyadi memastikan selama musim kemarau saat ini pasokan air bersih ke pelanggan masih lancar. Meskipun pihaknya hanya bisa menyerap sekitar 75 persen dari sumber air baku Sungai Grindulu. Pasalnya, debit air sungai terbesar di Pacitan itu saat ini juga menyusut menjadi 200 liter per detik. ‘’Kalau yang dari Sungai Grindulu memang tidak bisa 100 persen terserap. Karena kami butuh untuk pengolahan, pengurasan, dan filtrasi,’’ terangnya.

Sementara, instalasi PDAM sampai saat ini sudah terpasang di 10 kecamatan. Kecuali Bandar dan Tegalombo yang memang belum ada sumber air baku yang cukup di dua wilayah tersebut. ‘’Semoga saja kemarau tahun ini lebih singkat dan tidak berlarut-larut seperti tahun lalu,’’ harap Suyadi. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close