Ngawi

Alasan Dindik Aktifkan Kembali SMPN 3 Paron

Masyarakat Setempat Membutuhkan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dinas pendidikan (dindik) mengklaim keberadaan SMPN 3 Paron masih dibutuhkan warga sekitar. Itu pula yang mendasari pengoperasionalan kembali sekolah yang sudah dua tahun kosong tersebut.

‘’Di situ ada aset SMP yang tanah dan bangunannya milik pemda (pemerintah daerah, Red). Kondisinya juga masih layak. Makanya, kami berupaya menghidupkan lagi,‘’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Ngawi Muhamad Taufiq Agus Sutanto Selasa (14/7).

Taufiq mengungkapkan, sebelum sekolah itu diaktifkan kembali, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Hasilnya, banyak warga yang mendukung. Hal itu dibuktikan dengan perolehan siswa pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini yang mencapai 54. ‘’Ke depan pasti akan ditingkatkan lagi kualitasnya,’’ tegasnya.

Terkait anggaran seragam, Taufiq menyebut menjadi keharusan lantaran sekolah tersebut kembali diaktifkan. ‘’Sengaja dianggarkan di APBD. Kan tidak mungkin kami mau menghidupkan sekolah itu tapi tidak didukung anggaran,’’ ujarnya.

Sekadar diketahui, SMPN 3 Paron terletak di Dusun Paron, Desa Ngale, Paron. Sebelum sekolah itu diaktifkan kembali, sebagian warga desa setempat terpaksa menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Pitu atau SMPN 1 Kedunggalar. ‘’Untuk anggaran rehabnya sudah kami usulkan dalam APBD perubahan,’’ katanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close