Mejayan

Aksi Pencuri Obok-Obok Gerai HP Terekam CCTV

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Gerai handphone (HP) di Jalan Anggrek masuk Kelurahan Bangunsari, Mejayan, disatroni kawanan maling dini hari Selasa (22/6). Ratusan unit smartphone raib. Polisi kini tengah memburu pelaku aksi panjang tangan yang terekam closed-circuit television (CCTV) itu. ‘’Barang bukti yang kami amankan sementara ini rekaman CCTV,’’ kata Kapolsek Mejayan Kompol Sigit Siswadi.

Pada rekaman CCTV tampak empat orang berjaket masuk ke gerai. Tanpa basa basi, kawanan maling itu langsung melancarkan aksinya. Ratusan smartphone terpajang di etalase toko dengan buru-buru dimasukkan karung yang telah disiapkan.

Usai menggasak ratusan barang di toko HP ternama di Kabupaten Madiun itu, kawanan pencuri bergegas meninggalkan lokasi. ‘’Kami juga mengecek CCTV dari sudut luar. Para pelaku yang kemungkinan pria semua itu mengendarai mobil sejenis Avanza warna hitam,’’ ungkap Sigit.

Sigit menilai para pelaku terbilang profesional dalam menjalankan aksinya. Indikasinya, mereka mengenakan sarung tangan. Diduga kuat agar tidak ada jejak dari sidik jari. Pun, mereka menutup rapat-rapat bagian wajah dan kepalanya. Baik dengan masker maupun kerudung jaket. ‘’Dari rekaman CCTV belum terlihat semua wajahnya,’’ ujar Kapolsek.

Menilik rekaman kamera pengintai, Sigit menyebut bahwa empat pelaku masuk dari pintu depan gerai smartphone sekitar pukul 03.30. Caranya dengan mencongkel bagian kunci rolling door menggunakan alat diduga linggis atau besi batangan. ‘’Pelaku keluar juga dari pintu depan. Padahal, kawasan dekat dengan pasar. Kemungkinan warga tidak menyadari kejadian tersebut,’’ tuturnya.

Pencurian menyasar gerai smartphone itu kali pertama diketahui salah seorang karyawan saat masuk kerja sekitar pukul 09.00. Muncul kecurigaan ketika bagian kunci rolling door dalam kondisi rusak. Setelah masuk, toko tampak acak-acakan.

Dari laporan petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui sekitar 300 unit smartphone hilang. ‘’Untuk kerugian pastinya, baik jumlah smartphone maupun nilai rupiahnya, masih dalam penghitungan,’’ ujarnya. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button