Ponorogo

Akseptor KB Baru di Ponorogo Turun Gegara Wabah Korona dan Faktor Ekonomi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Masa pandemi Covid-19 angka partisipasi peserta program keluarga berencana (KB) turun. Gegaranya, warga enggan mendatangi fasilitas kesehatan. ‘’Salah satunya karena dampak wabah korona,’’ kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPP-KB) Ponorogo Harjono Senin (1/6).

Data DPP-KB mencatat, penurunan peserta KB baru pada triwulan pertama tahun ini dibanding 2019 mencapai ratusan. Pada Januari-Maret 2019 jumlah akseptor KB baru mencapai 4.175. Sementara tahun ini hanya 3.344 akseptor.

Menurut Harjono, ekonomi menjadi faktor kedua penyebab penurunan tersebut. ‘’Karena pelayanan kontrasepsi dipungut biaya retribusi daerah, terutama kalau di rumah sakit swasta,’’ terangnya.

Dikhawatirkan, penurunan partisipasi KB baru dapat berpengaruh terhadap peningkatan angka kehamilan. Namun, itu baru dapat dipastikan enam bulan ke depan.

Selama ini, lanjut dia, angka kelahiran di Ponorogo cukup rendah. Itu lantaran tingginya antusiasme masyarakat mengikuti program KB. Laju pertumbuhan penduduk mampu ditekan di angka 0,12 persen. ‘’Ini karena masyarakat sadar pentingnya KB. Selain itu, pendewasaan usia perkawinan juga berjalan baik,’’ klaimnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close