Magetan

Akhir Pesta Sabu sang Dalang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Delapan bulan terakhir Puryanto, 52, sering menyambangi Desa Ginuk, Kecamatan Karas. Minimal sepekan sekali, dalang sekaligus penyanyi campursari yang akrab disapa Dalang Poer itu bertandang ke rumah Kuntanto, 53. Tak disangka, di rumah temannya itu sang dalang berpesta sabu. ‘’Mereka selalu mengonsumsi bersama,’’ kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, Sabtu (31/7).

Selasa lalu (27/7), pelantun tembang Langit Mendung Kutho Ngawi itu kembali berpesta sabu di rumah Kuntanto. Pukul 23.45, pintu digedor polisi. Itulah pesta sabu terakhir sang dalang. Warga Sidorejo, Kendal, Ngawi, itu turut diringkus bersama Kuntanto. Tiga paket sabu dengan berat total 4,78 gram ikut diamankan. ‘’Dibeli dengan cara patungan,’’ ungkapnya.

Dalang Poer dan Kuntanto membeli barang haram itu dari Trisa Wahyu Sudama, 39, warga Sukowinangun, Magetan. Ketiga paket sabu dimahar Rp 3,9 juta. Untuk mengelabui petugas, transaksi menggunakan modus ranjau. ‘’Barang diambil di sekitar wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun,’’ sebut Festo.

Setahun terakhir Dalang Poer lebih sering menganggur gegara sepi job. Lantaran minim pemasukan dan terperangkap adiksi, Dalang Poer tak sungkan minta duit kepada sang istri untuk patungan membeli sabu. ‘’Istrinya bekerja sebagai pedagang. Terkadang hasil berjualan diminta untuk membeli sabu,’’ beber Festo.

Selain Dalang Poer dan Kuntanto, pekan lalu polisi juga meringkus dua orang pengguna dan pengedar narkoba. Trisa, penjual sabu untuk Dalang Poer dan Kuntanto, turut diringkus bersama Sriyatin, 35, ibu rumah tangga asal Sidorejo, Magetan. ‘’Para tersangka terancam hukuman sepuluh tahun penjara,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button