Mejayan

AKD Tuntas, Dewan Langsung Tancap Gas

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Anggota DPRD Kabupaten Madiun 2019–2024 bakal tancap gas. Wakil rakyat mulai menyentuh pembahasan rancangan APBD 2020. Setelah susunan keanggotaan alat kelengkapan dewan (AKD) terbentuk dan diumumkan dalam paripurna internal. ‘’Teman-teman sudah mulai bekerja,’’ kata Ketua DPRD Kabupaten Madiun Ferry Sudarsono Jumat (27/9).

Ferry menambahkan, pembahasan RAPBD 2020 ditarget tuntas dalam dua bulan. Badan musyawarah (banmus) telah merencanakan tahapan tersebut dimulai 7 Oktober nanti dengan agenda penyampaian nota keuangan dari bupati Madiun. Sepekan berselang dilanjutkan pandangan umum fraksi-fraksi atas laporan proyeksi keuangan tersebut. ‘’Target 25 November nanti pengesahan,’’ ujarnya.

Proses pembagian pimpinan AKD antarfraksi sempat alot. Mulai ketua empat komisi A hingga D, badan pembentukan perda (bapemperda), dan badan kehormatan (BK). Hasil musyawarah mufakat pun diketok dalam paripurna, Selasa lalu (24/9). ‘’Penunjukan ketua dipilih para anggota komisi. Biasa, namanya politik beda pandangan,’’ imbuh Ferry.

Ferry mengungkapkan, fraksi dari empat pimpinan dewan mendapat jatah ketua komisi. Ketua komisi A Hari Puryadi dari Partai Demokrat. Wahyu Widayat (PKB) ketua komisi B. Sedangkan ketua komisi C Budi Wahono (PDIP) dan ketua komisi D Mashudi (Golkar). ‘’Semua dibagi sama rata,’’ tuturnya seraya menyebut Ketua Bapemperda Purwadi dari NasDem dan Ketua BK Edy Widanto dari PKPI.

Ferry menyebut, sejauh ini belum ada perubahan terhadap urusan kerja empat komisi. Komisi A membidangi hukum, pemerintahan, dan pendidikan. Perekonomian dan kesejahteraan rakyat (komisi B). Keuangan dan aset daerah (komisi C). Pembangunan dan ketenagakerjaan (komisi D). ‘’Masih sama dengan periode 2014–2019,’’ katanya. (cor/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button