Ngawi

Ajukan Hibah, Pemdes Ngebet Gunakan Bangunan SDN Grudo 2

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pendataan aset sekolah terdampak regrouping telah dikosongkan. Beberapa perabot seperti meja dan kursi serta fasilitas lainnya pun sudah diboyong ke induk sekolah masing-masing.

SDN Grudo 2, misalnya, kini tinggal bangunan kosong tak berpenghuni. ‘’Sudah diambil semua perbotannya. Rencananya gedung akan kami fungsikan untuk kepentingan warga,’’ ujar Sekretaris Desa Grudo Edi Ranto Jumat (1/11).

Edi mengungkapkan, sejak Mei silam pihaknya telah mengajukan permintaan agar bangunan SDN Grudo 2 dihibahkan ke desa. Awalnya, surat diajukan ke dinas pendidikan. Namun, diminta direvisi, kemudian diajukan langsung ke bupati.

Namun, meski telah dikoreksi, hingga kini surat tersebut tak kunjung dibalas. Padahal pihaknya sudah ngebet ingin memanfaatkan gedung tersebut untuk kepentingan warga. ‘’Kami belum berani memperbaiki atau menggunakannya sebelum ada hitam di atas putih (surat, Red) yang jelas,’’ paparnya.

Rencananya, lanjut Edi, bangunan tersebut bakal dimanfaatkan untuk kegiatan warga seperti polindes, sekretariat karang taruna, hingga pelatihan kerajinan. Apalagi, lokasinya strategis di belakang kantor desa.

Sayang, kata dia, bangunan yang beberapa tahun lalu sempat direnovasi itu kini kondisinya mangkrak dan terdapat kerusakan di beberapa bagiannya. ‘’Kami kejar terus untuk pemanfaatannya. Nanti akan kami diskusikan dengan tokoh masyarakat desa sini,’’ tuturnya kepada Radar Ngawi.

Dia berharap hibah gedung itu bisa segera terealisasi. Pasalnya, jika tak segera digunakan, kerusakan bangunan dikhawatirkan semakin parah. ‘’Beberapa atapnya sudah keropos dimakan rayap dan membutuhkan rehab,’’ ujarnya sembari menyebut ada delapan ruang kelas SDN Grudo 2 yang kini tak terpakai.

Dia menambahkan, beberapa tahun terakhir jumlah murid SDN Grudo 2 menurun. Sebab, sebagian warga memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dan madrasah. ‘’Lumayan banyak sebenarnya jumlah anak usia sekolah di sini,’’ pungkasnya. (gen/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button