PacitanPolitik

Aji-Gagarin Daftar ke KPU Hari Ini

Pede Peroleh 80 Persen Suara

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah akhirnya mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) Pacitan kemarin (3/9). Keduanya diusung oleh enam parpol. Meliputi Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, Gerindra, dan PKS. Sementara, partai pendukung terdiri Hanura, PBB, PAN, PSI, Berkarya, Perindo, dan PKPI.

Total pasangan Nyawiji Sumrambah mengantongi 34 kursi. Jumlah itu sudah memenuhi ketentuan yang disyaratkan oleh KPU untuk macung sebagai pasangan calon (paslon).

Dalam sambutannya, Aji berharap dukungan dari partai itu bisa menjadi modal untuk meraih suara maksimal dalam Pilkada 2020. ‘’Ada banyak hal yang ingin kami wujudkan dalam visi-misi nanti. Semoga bisa dijalankan dan membuat Pacitan menjadi lebih baik,’’ kata ketua DPRD Pacitan itu.

Dengan rencananya macung sebagai cabup, Aji memastikan mundur dari DPRD. Surat pengunduran dirinya sebagai anggota legislatif sudah disetorkan ke sekretariat DPRD. Begitu juga dengan Gagarin.

Di bagian lain, Gagarin sesumbar dirinya bersama Aji bisa menang mutlak pada Pilkada Pacitan 2020. Pihaknya menargetkan perolehan 80 persen suara saat pencoblosan 9 Desember nanti. ‘’Pilkada ini pertaruhan. Tidak hanya pada diri saya, tapi nasib masyarakat dan Pacitan. Kepercayaan sekarang ini bisa dikatakan kebahagiaan yang sangat berarti bagi saya,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Pacitan Indartato menyebut Aji-Gagarin bakal resmi mendaftar ke KPU sebagai paslon bupati-wakil bupati hari ini (4/9). Keduanya akan berjalan kaki bersama sejumlah pendukung menuju kantor lembaga penyelenggara pemilu itu.

Dengan modal kekuatan koalisi besar, bupati Pacitan dua periode tersebut merasa percaya diri (pede) pilkada tahun ini bisa dimenangkan. Terlebih hasil survei dan elektabilitas paslon Nyawiji Sumambrah terus meningkat. ‘’Dasar pemutusan rekomendasi dilakukan oleh DPP. Sebelumnya kami usulkan sebelas calon. Dan, hasilnya yang ada saat ini (Aji-Gagarin),’’ terang Indartato. (gen/c1/her)

Paslon Wajib Tunjukkan Surat Bebas Covid-19

JADWAL pemeriksaan kesehatan calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Pacitan sudah ditentukan pekan depan (7/9). KPU mensyaratkan pasangan calon (paslon)  harus memiliki hasil tes swab negatif. ‘’Kami harapkan peserta sudah mempersiapkan sejak saat ini,’’ kata Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Pacitan Agus Susanto Kamis (3/9).

Apabila hasilnya positif, paslon harus menjalani isolasi sesuai standar prosedur yang sudah ditetapkan oleh dokter. Pelaksanaan tes kesehatan paslon akan dijadwalkan ulang setelah berkoordinasi lebih lanjut dengan tim dokter dan KPU RI. ‘’Teknisnya masih dipersiapkan. Termasuk kelanjutan pelaksanaannya nanti seperti apa,’’  ujarnya.

Persyaratan swab test merupakan ketentuan baru di masa pandemi Covid-19. Sehingga semua kegiatan yang berkaitan dengan pilkada harus dengan protokol kesehatan. Hal itu untuk menghindari ada penularan dan persebaran virus korona. ‘’Nanti juga akan dilakukan pemeriksaan bebas narkoba,’’ ungkap Agus.

Khusus paslon bupati-wakil bupati Pacitan, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di RSAL dr Ramelan, Surabaya. ‘’Kami memberikan kesempatan bagi partai yang calonnya tidak lolos tes kesehatan untuk mengganti dengan calon lain,’’ tuturnya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close