Magetan

Ajak Jaulah, Dilaporkan Culik Anak

Terduga Pelaku Diamankan di Salah Satu Ponpes Karas

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Satreskrim Polres Magetan mengamankan ZA di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Karas, Magetan, Sabtu (22/2). Laki-laki 26 tahun itu diduga pelaku penculikan anak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dia mengajak dua keponakannya untuk jaulah atau hijrah ke berbagai daerah dengan 11 orang lainnya. ‘’Kami hanya membantu penangkapan, kami terima permintaan Jumat (21/2),’’ kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana Minggu (23/2).

Kebetulan ZA tengah berkunjung di salah satu ponpes di Magetan. Tujuannya, mencari suasana yang lebih religius sekaligus belajar ilmu agama. Namun, dia mengajak keponakannya tanpa izin kedua orang tua mereka. Karena itu, orang tua mereka IA, 39, warga Desa Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, lapor polisi. ‘’Tempat kejadian perkara (TKP)-nya di rumah pelapor, sekitar pukul 19.00, 11 Februari 2020 lalu,’’ ujarnya.

Sebuah mobil Toyota Avanza bernopol BG 1741 JY hijau juga diamankan sebagai barang bukti. Mobil itu digunakan terduga pelaku untuk berkunjung ke Karas. Bahkan, mobil berkapasitas enam penumpang itu memuat 14 orang. Semuanya saudara ZA yang diajak jaulah ke Jawa. ‘’Dipaksa muat, ada yang dipangku, begitu pengakuannya,’’ terang Festo.

Saat diamankan, ZA sedang berkumpul bersama saudara-saudaranya itu. Pihak ponpes terbuka pada petugas. Kemudian, ZA diamankan di Mapolres Magetan. Sementara “para korban” sudah pulang bersama orang tua mereka. Sedangkan keluarga yang lain sebagian masih tinggal di Magetan. Sebagian kembali ke Sumatera Selatan bersama petugas Polres Musi Banyuasin. ‘’Langsung kami serahkan dan dibawa kembali ke Sumatera,’’ sebut Festo.

Pihaknya belum bisa memastikan keterkaitan antara terduga pelaku dengan paham tertentu. Pendalaman perkara tersebut sepenuhnya diserahkan ke pihak Polres Musi Banyuasin. Pihaknya hanya membantu mengamankan terduga pelaku karena kebetulan ada di wilayah hukum Polres Magetan. ‘’Kebetulan pelaku belum berpindah ke tempat lain,’’ katanya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close