Ngawi

Air Waduk Pondok Mulai Berhenti Menyusut

Bertambah tapi Masih Jauh dari Ideal

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Hujan yang mengguyur Ngawi beberapa pekan terakhir berdampak pada mulai pulihnya cadangan air di bendungan-bendungan daerah setempat. Tidak terkecuali Waduk Pondok di Desa Gandong, Bringin.

Beberapa pekan terakhir, air waduk tersebut menunjukkan tanda-tanda berhenti menyusut. Sebaliknya, volume air cenderung bertambah. ‘’Setidaknya mulai stabil, walaupun isinya masih sedikit,’’ kata Suparman, petugas Unit Pengelola Waduk Pondok, Selasa (26/11).

Suparman menjelaskan, sejak Senin (25/11) volume waduk menyentuh 6.5 juta meter kubik.  Naik sekitar 200 ribu meter kubik usai diguyur hujan sehari sebelumnya. ‘’Memang masih jauh dari kondisi ideal. Maklum, baru dua kali turun hujan dengan intensitas tinggi,’’ ujarnya sembari menyebut daya tampung waduk mencapai 32.2 juta meter kubik.

Dia menyebut, dalam dua pekan terakhir debit air waduk tidak mengalami penurunan seiring hujan yang mulai mengguyur dan cuaca panas yang mulai bekurang. ‘’Tidak sampai batas merah. Batas merah volume waduk ini 5 juta meter kubik. Paling rendah kemarin 6,54 juta meter kubik,’’ paparnya.

Jika hujan terus menguyur, dua hingga tiga bulan ke depan air waduk bakal mencapai ketinggian maksimal. Terlebih jika aliran air sungai di wilayah hilir kembali normal. ‘’Kami pantau terus tinggi muka air dan volumenya,’’ imbuhnya.

Suparman menambahkan, Waduk Pondok selama ini digunakan untuk mengairi 3.450 lahan pertanian di 22 desa pada empat kecamatan, yakni Bringin, Pangkur, Karangjati, dan Padas. ‘’Saat musim kemarau banyak petani yang beralih ke tembakau karena tidak membutuhkan banyak air,’’ sebutnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Ngawi, usai diguyur hujan dua hari lalu kondisi air Waduk Pondok tampak kehijauan. Berbeda dengan beberapa pekan sebelumnya yang berwarna bening kebiruan. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button