Ngawi

Adu Moncong, Dua Pemotor Tewas

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Duarrr! Suara mirip ban pecah itu mengusik waktu istirahat Purwoko, 40, di rumahnya sekitar pukul 11.30 Selasa (3/8). Warga Dusun Sidomulyo, Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, itu kaget setelah mendapati tiga orang tergeletak di depan rumahnya.

Ketiganya terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Supriyadi desa setempat. Dua korban tewas dan satu luka berat dalam insiden melibatkan dua sepeda motor tersebut.

Sunardi, 26, warga Desa Tambakromo, Padas, dan Achmad Sucipto Pranoto, 25, asal Desa Rejomulyo, Karangjati, tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan Syaifudin, 24, warga Desa Margomulyo, Ngawi, dilarikan ke RS Widodo karena luka berat yang diderita. ‘’Bunyi mirip ban pecah itu ternyata tabrakan,’’ kata Purwoko.

Informasi yang dihimpun, laka lantas bermula ketika Sunardi yang mengendarai motor Honda Beat bernopol AE 3962 LO melaju dari arah utara. Dia membonceng Syaifudin. Sedangkan Pranoto yang mengendarai Honda Vario AE 4860 LJ datang dari arah berlawanan.

Kedua pemotor sama-sama melaju kencang dengan posisi di tengah jalan. Namun, menjelang TKP, masing-masing pengendara tidak segera mengurangi kecepatan dan berpindah haluan. Tabrakan tidak terhindarkan. Kedua motor adu moncong. ‘’Kemungkinan sama-sama tidak ada yang mau mengalah (kedua pemotor, Red),’’ ujar Angga Tristan, warga setempat yang menyaksikan kejadian. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button