Laka LantasPonorogo

Adu Moncong Dua Motor Matic, Satu Meninggal Dunia, Dua Terluka

PONOROGO – Konsentrasi pengendara rawan terganggu di pagi hari. Karenanya, perlu memastikan kondisi badan fit sebelum memulai hari. Jika tidak, bisa celaka. Seperti yang dialami Rachmad Agung Tridjaya, warga Desa/Kecamatan Mlarak, Kamis pagi, (13/6).

Nyawa pria 44 tahun itu melayang setelah Honda Vario AE 6619 VV yang ditungganginya keluar jalur hingga adu moncong dengan pengendara lain. Insiden sekitar pukul 06.15 itu berawal saat korban yang berangkat dari rumahnya melaju dari arah utara di Jalan Raya Ponorogo-Mlarak. Masuk kilometer 12-13 Desa Bajang, tiba-tiba motor matic berkecepatan 40 kilometer per jam itu melenceng ke kanan.

Sementara dari arah berlawanan melaju Honda Beat T 3270 PE yang dikendarai Maradona Susanto, 38, warga Pulo Gebang, Jakarta Timur bersama Lidyastika, 29, warga Pondok Ungu Permai, Bekasi. Mereka pun berkendara dengan kecepatan 40 kilometer per jam. Adu moncong pun tidak terhindarkan. ‘’Karena berjalan ke kanan, kedua pengendara saling bertabrakan dari depan,’’ jelas Kanitlaka Satlantas Polres Ponorogo Iptu Badri, kemarin.

Ketiga pengendara terkapar di badan jalan. Saat kejadian, situasi lalu lintas ramai lancar. Warga bergegas menolong dan menghubungi kepolisian. Kondisi ruas jalan di TKP tidak rusak. Aspal dalam kondisi baik, cuaca juga sedang cerah. Begitu mobil pertolongan tiba, korban langsung dilarikan ke RSU Darmayu Ponorogo. ‘’Korban meninggal dunia (Rachmad) mengalami luka di kepala dan paha kiri lecet. Meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,’’ sebutnya.

Sementara kondisi Maradona dan Lidyastika lebih beruntung. Hanya luka ringan seperti pendarahan dan nyeri di sejumlah bagian tubuh. Namun, masih dalam keadaan sadar. ‘’Kami masih mengembangkan penyelidikan. Dugaannya memang karena tidak cukup berkonsentrasi sewaktu berkendara,’’ ujar Kanitlaka Satlantas Polres Ponorogo Iptu Badri, kemarin. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close