Madiun

Ada Sumur Tua di Petilasan Patih Gringsing

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bukti sejarah di area petilasan Patih Gringsing, Kutho Miring, mulai tersingkap. Warga Kelurahan Demangan, Taman, menemukan bukti baru. Yakni, situs sumur tua yang diduga benda cagar budaya. Konon, sumur yang identik dengan sumber air itu satu kesatuan dengan pendapa Kerajaan Binaturoto yang berdiri di kawasan tersebut pada 1700-1827.

Budi Santoso, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa sumur tua itu berupa tumpukan batu bata kuno. Budi yakin bukan produk zaman sekarang. Sementara, struktur sumur melingkar dengan lengkungan tumpukan batu bata cukup tebal. ‘’Perlu dilakukan kajian mendalam dari pihak berkompeten di bidangnya,’’ kata Budi, Rabu (29/9).

Informasi temuan situs sumur tua itu bakal dibawa ke dinas kebudayaan, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga (disbudparpora) setempat. Harapannya agar dilakukan ekskavasi atau penggalian serta kajian lanjutan. ‘’Jika memang mengarah ke cagar budaya, bisa dijadikan objek wisata religi mandi di air sumur tua itu. Lokasinya menyatu dengan petilasan,’’ ujarnya.

Pahadi, pamong ahli muda Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur, mengatakan bahwa batu bata penyusun dinding sumur tua itu mengarah kuat pada kategori cagar budaya. Menurut dia, sumur berdinding bata lengkung tersebut dikenal pada masa Kerajaan Majapahit maupun Mataram Islam. ‘’Tapi, secara konteks perlu dilakukan kajian lanjutan,’’ jelas Pahadi. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button