Ponorogo

Ada Dua Nama di Balik Tersangka Kasus Investasi Bodong

Kuasa Hukum: HS-AS Janji Kembalikan Dana Investasi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bola kasus yang digalang CV TMJ terus menggelinding liar. Jumlah tersangka dalam pusara investasi bodong ini dimungkinkan masih bertambah.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum yang ditunjuk HS dan AS, dua pentolan CV TMJ. ‘’Dari mitra kemudian ke GS. Lalu ada satu orang lagi,’’ kata Bambang Kisminarso, kuasa hukum dua tersangka tersebut, Selasa (25/2).

Bambang kemarin diminta mengikuti tim penyidik dalam proses penyitaan brankas CV TMJ. Selain brankas, Bambang menyebut bahwa polisi juga mengamankan hard disk, buku tabungan, serta berbagai bukti pengiriman uang dari CV TMJ kepada GS. Apa isi brankas? ‘’Hanya dokumen. Tidak ada uang tunai,’’ sebutnya.

Versi Bambang, HS dan AS hanyalah korban dari GS. Dia menyebut, GS sejak awal meminta seluruh dana yang dihimpun CV TMJ dari investasi bodong berkedok peternakan sapi perah itu untuk dikirimkan kepadanya. Dari GS, aliran dana itu lantas dipecah ke berbagai usaha yang diatasnamakan orang lain. Selain untuk mendirikan usaha, juga digunakan membeli sedikitnya tujuh aset. ‘’Total yang saya tahu ada tujuh aset. Seluruh uang dari investor ditransfer ke sana (GS, Red),’’ ujar advokat asal Pulung itu.

Menurut Bambang, GS punya dua nama. Pria yang hingga kini masih menjadi buron polisi itu menggunakan nama anaknya. GS juga membagi uang dari para investor ke seseorang yang belum disebutkan namanya. ‘’Berapa nominal dana yang dihimpun, kami belum tahu,’’ tuturnya.

Bambang memastikan, dua kliennya memiliki iktikad baik terhadap para investor. Mereka berjanji akan mengembalikan dana yang telah digalang oleh CV TMJ. Kendati jumlahnya belum diketahui. ‘’Aset-aset akan dikembalikan setelah proses hukum ini selesai,’’ janjinya.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko mengaku masih terus mengembangkan penyidikan kasus ini. Berbagai alat bukti terus dikumpulkan untuk memperkuat penyidikan. Tim penyidik juga mengumpulkan laporan dari berbagai daerah. ‘’Kami terus berkoordinasi untuk penanganan dengan daerah lain,’’ kata dia. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close