Ngawi

ABG Asal Ngawi Tabrak Tiga Motor di Jogjakarta Diberi Pembinaan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Anak di bawah umur 18 tahun kian memaksakan diri mengendarai kendaraan bermotor. Seperti dilakukan FK, 17, warga Desa Rejomulyo, Karangjati, Ngawi, yang nekat mengemudikan mobil Mitsubishi Pajero bernopol AE 1012 JQ hingga Gunungkidul, Jogjakarta.

Nahas, di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) remaja tanggung itu mengalami celaka. Mobilnya diduga mengalami pecah ban hingga menabrak tiga sepeda motor. Satu pemotor dilaporkan tewas di tempat kejadian perkara (TKP) masuk Desa Giripurwo, Purwosari, itu.

Peristiwa yang terjadi Minggu (13/6) itu mendapat atensi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Ngawi. ‘’Bukan sepenuhnya kesalahan anak dan orang tua,’’ kata Kepala DP3AKB Ngawi Nugraha Ningrum, Kamus (17/6).

Ningrum mengatakan, perlu penyelidikan untuk mengetahui alasan anak di bawah 18 tahun nekat menyetir mobil. Bisa karena lingkungan keluarga tidak mendukung, pergaulan negatif, atau si anak memang bandel. ‘’Anak usia 17 tahun belum mendapat sosialisasi berkendara yang biasanya diterima saat membuat SIM. Sehingga, perlu peran keluarga dan lingkungan untuk mendidik,’’ ujarnya. (mg5/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button