Ngawi

Abai Protokol Kesehatan, Belasan E-ktp Disita Satpol PP

Belasan E-KTP Disita Satpol PP

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi mulai menindak tegas warga yang kedapatan melanggar ketentuan adaptasi kebiasaan baru. Itu seiring selesainya masa sosialisasi seputar larangan new normal akhir pekan lalu. ‘’Setiap hari kami lakukan operasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga protokol kesehatan,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiono Senin (13/7).

Arif menuturkan, salah satu sanksi bagi pelanggar adaptasi kebiasaan baru sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 15 Tahun 2020 adalah penyitaan e-KTP. ‘’Sampai sekarang sudah ada 11 (e-KTP) yang kami sita,’’ ungkapnya sembari menyebut dari belasan pelanggar itu mayoritas tidak memakai masker saat berada di tempat umum.

E-KTP mereka terpaksa disita selama 14 hari. Setelah melewati waktu dua pekan itu bisa diambil lagi dengan ketentuan menunjukkan surat pengantar dari kelurahan atau desa setempat. ‘’Kalau setelah itu masih melanggar lagi, identitasnya akan diblokir,’’ tegasnya.

Arif mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispencapil) setempat terkait pemblokiran tersebut. Jika berniat mengaktifkan kembali, pemilik harus mendapatkan rekomendasi dari satpol PP. ‘’Untuk pendatang yang masuk wilayah Ngawi wajib memiliki surat keterangan sehat disertai hasil rapid test nonreaktif,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close