Ponorogo

773 Peserta PKH Ponorogo Lepas Status Miskin

‘’Ada klasifikasi graduasi PKH. Yang sejahtera karena memang taraf ekonominya terangkat serta yang kebutuhannya berkurang.’’ Supriadi, Kepala Dinsos PPPA Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Ponorogo graduasi. Total ada 773 peserta yang sebelumnya menerima PKH kini sudah bisa hidup mandiri. ‘’Artinya sudah lebih sejahtera,’’ kata Kepala Dinsos PPPA Supriadi Selasa (26/11).

Dengan demikian, tinggal 43.887 KPM yang masih menerima PKH sampai dengan saat ini. Supriadi mengatakan, mereka yang sudah mandiri itu mampu memperbaiki ekonomi keluarganya dengan bekerja atau merintis usaha melalui bantuan PKH tersebut. ‘’Ada klasifikasi graduasi PKH. Yang sejahtera karena memang taraf ekonominya terangkat serta yang kebutuhannya berkurang,’’ terang mantan kasatpol PP tersebut.

Supriadi memerinci, ada graduasi alami, mandiri, dan mandiri sejahtera. Mereka yang graduasi alami adalah mendapat bantuan tapi kebutuhannya berkurang. Seperti tidak sedang hamil atau menyekolahkan anak. Sedangkan, graduasi mandiri sudah mampu menghidupi keluarga mereka.

Lalu, graduasi mandiri sejahtera dinilai secara ekonomi sudah stabil dan mampu menghidupi keluarga mereka. Bahkan, mampu menjamin masa depan anak-anaknya. Di Ponorogo, ada 295 KPM yang sudah mandiri. Serta, 325 KPM mandiri sejahtera. Meski begitu, pihaknya tak menampik masih ada KPM yang sampai saat ini belum mandiri. ‘’Sekarang (data penerima PKH) dalam proses verifikasi dan validasi (verval) untuk penyaluran tahun 2020,’’ jelas Supriadi. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close