Ponorogo

58 Motor Diamankan di Jalan Tembus Bendo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Saat masyarakat berupaya mematuhi protokol pencegahan Covid-19, sekumpulan anak muda di Kecamatan Sambit malah sebaliknya. Puluhan remaja setempat saban sore menggelar balap liar di Desa Kemuning. Aksi di jalan tembus ke Waduk Bendo itu pun dirazia polisi. ‘’Total 61 barang bukti kami amankan,’’ kata KBO Satlantas Polres Ponorogo Iptu Agus Syaiful Bahri Senin (15/6).

Pihaknya acap menerima laporan dari warga Sambit perihal aksi tersebut. Warga mengeluh terganggu ulah puluhan remaja itu. ‘’Menurut informasi dari warga, aktivitas brong-brongan ini dilakukan hampir setiap sore,’’ bebernya.

Minggu sore (14/6), satlantas merazia mereka. Tak bisa melarikan diri lantaran terkepung petugas. Polisi mengamankan sekitar 58 unit sepeda motor untuk balap liar. Selain itu, mengamankan tiga surat-surat berkendara sebagai barang bukti. ‘’Seluruhnya untuk  barang bukti. Pelanggar diwajibkan ikut sidang tilang,’’ ujarnya.

Rata-rata, para pembalap liar masih berusia belasan tahun. Semestinya, sesal Syaiful, mereka belajar di rumah. Bukan malah kebut-kebutan di jalan dan meresahkan masyarakat. ‘’Mereka masih muda, masa depannya masih panjang,’’ tuturnya.

Parahnya, mereka juga mengabaikan protokol Covid-19. Tidak mengenakan masker dan tidak jaga jarak. Syaiful memastikan mereka akan ditindak tegas. ‘’Setelah ikut sidang, wajib mengembalikan kendaraan masing-masing sesuai spesifikasi asli. Selain itu, orang tua akan dipanggil supaya ada efek jera,’’ terangnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close