Madiun

554.672 Tiket Lebaran Dibatalkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembatalan jadwal perjalanan 48 kereta api (KA) diperpanjang hingga 31 Mei mendatang. Sebanyak 554.672 tiket untuk angkutan Lebaran juga dibatalkan.

Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko menguraikan, masa angkutan Lebaran tahun ini terhitung keberangkatan mulai 14 Mei-4 Juni mendatang. Hingga kini tinggal tersisa 352.884 tiket yang belum dibatalkan penumpang. ‘’Sekitar 39 persen dari total keseluruhan tiket masa angkutan Lebaran yang telah terjual,’’ kata Ixfan.

Pembatalan 48 perjalanan KA mengacu Permen Nomor 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Lebaran tahun ini. Serta SK Gubernur Jawa Timur Nomor 188/202/KPTS/013/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tiga wilayah yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. ‘’Mendukung kebijakan itu, PT KAI menerbitkan Warta Dinas (WAD) Nomor OTR 177 tertanggal 26 april 2020,’’ paparnya.

Keputusan memperpanjang masa pembatalan 48 perjalanan KA, perinciannya, 40 KA dari daop lain dan delapan KA dari Daop VII Madiun. Delapan perjalanan dari Daop VII Madiun meliputi KA 127 (Anjasmoro) relasi Jombang-Pasarsenen, KA 128 (Anjasmoro) relasi Pasarsenen-Jombang, KA 109 (Singasari) relasi Blitar-Pasarsenen, KA 110 (Singasari) relasi Pasarsenen-Blitar, KA 117 (Brantas) relasi Blitar-Pasarsenen, KA 118 (Brantas) relasi Pasarsenen-Blitar, KA 293 (Kahuripan) relasi Blitar-Kiaracondong Bandung, dan KA 294 (Kahuripan) relasi Kiaracondong Bandung-Blitar.

Terhitung mulai 1-29 April, sebanyak 14.673 tiket yang telah dibatalkan. Sebagian besar dilakukan calon penumpang melalui aplikasi. Seluruh bea tiket pembatalan bakal dikembalikan 100 persen. ‘’Kami mohon maaf kepada pelanggan karena pembatalan ini memang harus dilaksanakan guna menjalankan amanah dari pemerintah,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close